Memiliki sepeda motor dua tak lawas seperti Suzuki Satria 120 yang dikenal dengan sebutan Lumba dan Hiu kini menghadapi tantangan baru. Salah satunya terkait ketersediaan komponen, yang kini semakin sulitnya mendapatkan suku cadang asli alias Suzuki Genuine Part (SGP). Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh Adam Novrizal, pemilik Aliz Garage, bengkel spesialis motor Suzuki di Sawangan, Depok, Jawa Barat. Bengkel spesialis motor Suzuki Aliz Garage di Sawangan, Depok. Menurutnya, sejumlah komponen penting motor dua tak kini mulai langka di pasaran sehingga pemilik harus lebih teliti saat berburu sparepart. “Motor dua tak itu pasti susah paking-nya,” ujar Adam kepada Kompas.com belum lama ini. Paking motor (atau gasket) adalah komponen penyekat yang dipasang di antara dua sambungan logam mesin, seperti blok silinder dan kepala silinder (cylinder head). Ilustrasi paking atau gasket motor Fungsinya sangat vital untuk mencegah kebocoran kompresi, oli mesin, dan cairan pendingin (radiator) agar proses pembakaran tetap optimal. Apalagi karena usia yang sudah dua dekade, motor dua tak seperti Satria Lumba dan Satria Hiu bukan tak mungkin sudah harus turun mesin. Ia juga mengatakan, bukan hanya paking yang sulit ditemukan, tetapi juga beberapa komponen vital lain seperti magnet dan kopling. “Dari paking, magnet, kopling itu mulai susah carinya ya, harus pintar-pintar cari di online. Motor (keluaran tahun) lama sekarang kebanyakan gitu,” kata Adam. Modifikasi Suzuki Satria Hiu Komponen Fast Moving Relatif Aman Meski sejumlah suku cadang mulai langka, pemilik Suzuki Satria Lumba maupun Hiu masih bisa bernapas lega karena beberapa komponen fast moving masih cukup mudah ditemukan, terutama yang berkaitan dengan perawatan rutin. Beberapa di antaranya adalah piston dan ring set orisinal yang dijual di kisaran Rp 200.000 hingga Rp 400.000. Kabel kopling Suzuki Genuine Parts (SGP) masih tersedia dengan harga sekitar Rp 50.000 sampai Rp 200.000. Salah satu Motor Satria 2 Tak koleksi Sakriantoro Selain itu, seal sokbreker depan dipasarkan mulai Rp 40.000 hingga Rp 80.000. Sementara CDI standar maupun racing berada di kisaran Rp 200.000 sampai Rp 550.000, sedangkan kampas kopling dijual sekitar Rp 100.000 hingga Rp 250.000. Ketersediaan komponen fast moving tersebut membuat perawatan berkala masih relatif mudah dilakukan dibandingkan perbaikan yang membutuhkan komponen spesifik. Bengkel spesialis motor Suzuki Aliz Garage di Sawangan, Depok. Komponen Bodi dan Stiker Orisinal Mulai Langka Berbeda dengan komponen perawatan rutin, suku cadang yang berkaitan dengan tampilan motor justru menjadi barang buruan para kolektor. Komponen bodi asli, panel, hingga stiker orisinal Suzuki Genuine Parts (SGP) kini semakin jarang tersedia, terutama di jaringan diler resmi. tak “Biasanya masih banyak di komunitas maupun marketplace, baik yang SGP atau yang KW-nya,” ucap Adam. Kondisi ini membuat harga komponen orisinal terus meningkat, terutama bagi pemilik yang ingin melakukan restorasi agar motor kembali sesuai spesifikasi pabrikan.