Suzuki Burgman Street 125 menjadi salah satu skutik bekas yang menarik dilirik. Selain menawarkan posisi berkendara yang nyaman dan dek kaki luas, motor ini juga dikenal memiliki mesin yang irit untuk penggunaan harian. Meski demikian, calon pembeli tetap perlu melakukan pemeriksaan secara teliti sebelum memutuskan membawa pulang unit bekas. Beberapa karakter khas Burgman Street 125 bahkan kerap disalahartikan sebagai kerusakan oleh calon pembeli yang belum mengenalnya. Bengkel spesialis motor Suzuki Aliz Garage di Sawangan, Depok. Adam Novrizal, pemilik Aliz Garage, bengkel spesialis motor Suzuki di Sawangan, Depok, Jawa Barat, mengatakan ada beberapa bagian yang wajib diperiksa sebelum membeli Burgman Street 125 bekas. "Satu ya rasio, terus cek paking rasionya rembes atau enggak," kata Adam kepada Kompas.com belum lama ini. Menurutnya, rumah gir rasio menjadi salah satu area yang harus dipastikan dalam kondisi kering dan tidak mengalami rembes oli. Test ride Suzuki Burgman Street 125EX Setang Miring Sedikit Normal Selain area gir rasio, Adam mengatakan karakter setang Burgman Street 125 memang sedikit berbeda dibandingkan skutik lain. Pada kondisi standar pabrik, posisi setang biasanya sedikit mengarah ke kiri. "Kedua, setang motor agak miring ke kiri sedikit emang. Normal itu standarnya agak miring sedikit, malah kalau lurus enggak normal. Beruntung berarti kalau lurus," ujarnya. Test ride Suzuki Burgman Street 125EX Karena itu, calon pembeli tidak perlu langsung khawatir ketika mendapati posisi setang sedikit miring ke kiri. Selama motor tetap stabil saat dikendarai dan tidak menunjukkan gejala rangka bengkok, kondisi tersebut masih tergolong normal. Adam menambahkan, selama ini dirinya juga belum menemukan masalah serius yang menjadi penyakit bawaan Burgman Street 125. "Cek paking jangan rembes sudah sih itu saja. Kalau Burgman kami belum nemuin yang fatal banget," katanya. Test ride Suzuki Burgman Street 125EX Jangan Abaikan CVT, Mesin, dan Kelistrikan Selain memeriksa karakter khas Burgman Street 125, calon pembeli juga perlu melakukan pengecekan umum seperti memastikan nomor rangka dan nomor mesin sesuai dengan STNK maupun BPKB. Selanjutnya, periksa kondisi bodi, rangka, dan kaki-kaki. Pastikan tidak ada retakan pada bodi, kebocoran oli di sokbreker depan, maupun gejala motor membuang ke salah satu sisi saat dikendarai. Area CVT juga wajib diperhatikan. Saat test ride, tarik gas secara perlahan dan rasakan apakah akselerasi berlangsung halus. Jika muncul getaran atau gredek saat awal berjalan, besar kemungkinan kampas ganda memerlukan servis. Suzuki Burgman Street 125EX pakai roda ukuran 12 inci di depan dan belakang Pada sektor mesin, hidupkan motor dalam kondisi langsam dan dengarkan apakah putaran mesin stabil. Perhatikan pula asap knalpot. Jika keluar asap putih pekat saat gas dibuka, ada kemungkinan ring piston sudah aus. Adam juga mengingatkan agar calon pembeli tidak khawatir jika mendengar suara mesin yang sedikit kasar ketika Burgman Street 125 sudah mencapai suhu kerja. "Suara kasar pada Burgman Street 125 juga menjadi ciri khas. Terutama saat kondisi mesin mulai panas. Yang penting kondisi mesin pastikan kering," ujarnya. Test ride Suzuki Burgman Street 125EX Terakhir, pastikan seluruh fitur kelistrikan seperti lampu utama, lampu sein, klakson, panel instrumen, dan tombol starter masih berfungsi normal. Pemeriksaan menyeluruh tersebut dapat membantu calon pembeli mendapatkan Suzuki Burgman Street 125 bekas yang kondisinya masih prima dan siap digunakan untuk mobilitas harian.