- Tren kenaikan biaya bahan baku, pelemahan nilai tukar rupiah, hingga meningkatnya biaya logistik global turut memberikan dampak terhadap industri otomotif, termasuk sektor purnajual. Menanggapi kondisi tersebut, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menyebut telah melakukan penyesuaian harga suku cadang, sementara harga pelumas dievaluasi secara lebih dinamis mengikuti kondisi pasar global. Asst to Aftersales Department Head of Spareparts PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Christiana Yuwantie, mengatakan penyesuaian harga suku cadang Suzuki dilakukan secara berkala sebagai bagian dari evaluasi tahunan perusahaan. “Penyesuaian harga suku cadang tahunan telah berlaku efektif per April 2026,” ujar Christiana kepada GridOto.com, Jumat (12/6/2026). Sementara untuk produk pelumas, Suzuki menerapkan mekanisme evaluasi yang berbeda karena sangat dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak dunia. Produk purnajual Suzuki sendiri mencakup Suzuki Genuine Parts (SGP), Suzuki Genuine Accessories (SGA), serta oli Ecstar. “Khusus untuk pelumas (oli), kami menerapkan evaluasi yang lebih dinamis mengikuti fluktuasi harga minyak global,” lanjut Christiana. Menurutnya, meski terdapat perubahan biaya dalam rantai pasok, Suzuki memastikan setiap penyesuaian harga dilakukan secara terstruktur dengan tetap mempertimbangkan kemampuan konsumen. “Meski terdapat dinamika, kami memastikan setiap penyesuaian dilakukan secara terstruktur demi menjaga acceptable price bagi konsumen,” jelasnya.