— Mengisi daya motor listrik saat baterai masih panas setelah digunakan dapat membuat temperatur kembali meningkat dan berisiko. Alfian, pemilik bengkel motor listrik AD Service Solo, mengatakan, kebiasaan langsung mengecas setelah motor digunakan sebaiknya dihindari. “Pemakaian asal habis dipakai langsung dicas itu tidak baik. Karena motor listrik habis dipakai itu baterai panas,” katanya kepada Kompas.com, belum lama ini. Saat motor digunakan, baterai bekerja memasok energi ke motor penggerak sehingga menghasilkan panas. Kondisi ini menjadi perhatian ketika kendaraan langsung dihubungkan ke charger. “Ditambah lagi dicas, tambah panas lagi, apalagi kemasukan arus jadi panas lagi. Jadi rata-rata pengisiannya panjang, kalau keseringan baterai bisa overheat,” ucapnya. Baterai motor listrik Gesits Raya G, yang jadi salah satu contoh baterai litium. Waktu Karena itu, Alfian menyarankan pemilik memberikan waktu bagi baterai untuk mendingin setelah motor digunakan. “Jadi, tunggu sampai baterainya dingin dulu. Paling tidak, setelah motor dipakai, misalnya menempuh 5 kilometer sampai rumah, jangan langsung di-charge," kata Alfian/ Tunggu dan dinginkan baterai setidaknya 30 menit, atau kalau perlu sampai satu jam. Setelah itu, baru dicas,” ucapnya. "Jeda tersebut tidak harus selalu sama untuk setiap motor. Kondisi baterai, jarak tempuh, suhu lingkungan, intensitas penggunaan, serta sistem pengelolaan baterai dapat memengaruhinya," katanya. Ilustrasi fast charging buat mengecas motor listrik Jangan Biarkan Charger Terpasang Kesalahan lain yang perlu dihindari adalah membiarkan motor terus terhubung dengan charger terlalu lama. Menurut Alfian, pengguna sebaiknya memperhatikan durasi pengisian dan tidak membiasakan mengecas selama berjam-jam tanpa mengikuti rekomendasi yang sesuai. 4 jam, habis itu dicabut. Nanti tunggu dulu 30 menit, paling enggak mati, dicas lagi. Siklusnya gitu,” katanya. Ia juga mengingatkan agar pengisian tidak dilakukan terlalu lama. “Jangan langsung 8 jam terus, apalagi sampai melebihi itu,” ucapnya. Meski demikian, durasi pengisian setiap motor listrik berbeda. Kapasitas baterai, daya charger, sistem pengisian, dan rekomendasi pabrikan menjadi faktor yang perlu diperhatikan.