Langkah strategis Bajaj Mobility AG mengambil alih KTM tampaknya mulai membuahkan hasil manis. Setelah sempat mengalami krisis finansial hebat tahun lalu hingga masuk ke tahap restrukturisasi (self-administration) dan melakukan PHK massal, kini pabrikan motor asal Mattighofen, Austria, tersebut menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang signifikan. Mengutip dari Visordown, induk perusahaan yang baru, Bajaj Mobility AG, baru saja merilis laporan keuangan kuartal kedua (Q2) untuk tahun 2026. Hasilnya perusahaan mencatatkan pertumbuhan pendapatan hingga 80 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. KTM Freeride E 2027 Lonjakan Pendapatan Signifikan Kombinasi manajemen baru dan efisiensi yang dilakukan terbukti berhasil menyelamatkan grup merek KTM dari jurang kebangkrutan. Sepanjang paruh pertama tahun 2026, segmen sepeda motor grup ini berhasil meraup pendapatan sebesar 700 juta Euro atau sekitar Rp 11,9 triliun. Angka tersebut naik hampir dua kali lipat jika dibandingkan dengan pendapatan paruh pertama tahun lalu yang hanya mencatatkan angka 373 juta Euro (sekitar Rp 6,3 triliun). Penjualan Motor Meningkat Tajam Tidak hanya dari sisi nilai pendapatan, volume penjualan unit motor juga mengalami lonjakan drastis. Pada kuartal kedua tahun 2026 saja, total ada 48.672 unit sepeda motor yang berhasil terjual di seluruh dunia. Angka penjualan ini mencakup tiga merek di bawah naungan grup, yakni KTM, Husqvarna, dan GasGas. Jika dibandingkan dengan Q2 tahun lalu, terdapat pertumbuhan penjualan sebesar 71 persen secara year-on-year (YoY), serta naik 21 persen dibandingkan kuartal pertama tahun 2026. Secara akumulatif sepanjang semester pertama 2026, ketiga merek Eropa tersebut telah mengantongi penjualan sebanyak 89.004 unit untuk pasar global di luar India. Sementara itu, Bajaj Auto sendiri menyumbang penjualan sebanyak 58.568 unit. Jika ditotal secara global dari seluruh merek yang berada di bawah payung Bajaj Mobility AG, maka angka penjualannya menembus 147.572 unit di seluruh dunia pada paruh pertama 2026. Hasil ini mencerminkan kenaikan sebesar 81 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Rapor biru yang ditunjukkan lewat data-data di atas menjadi bukti kuat bahwa KTM kini berada di jalur yang tepat menuju pemulihan total, sekaligus menegaskan peran krusial Bajaj dalam menyelamatkan stabilitas salah satu raksasa motor sport Eropa ini.