Tren kendaraan hybrid di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif, termasuk untuk model Chery Super Hybrid (CSH). Chery sendiri dalam beberapa waktu terakhir gencar meluncurkan varian CSH untuk line-up mereka. Mulai dari Tiggo 8 CSH, Tiggo 9 CSH, Tiggo Cross CSH Hybrid, sampai yang terbaru di IIMS 2026 Chery meluncurkan C5 CSH Hybrid. Lalu, apakah nantinya Chery akan menghadirkan varian CSH untuk seluruh lini produk yang dipasarkan di Indonesia? Vice Country Director Chery Business Unit, Budi Darmawan Jantania, mengatakan keputusan tersebut masih akan melihat respons dan penerimaan pasar. “Kami lihat dari perkembangan dan feedback dari masyarakat. Kalau memang dirasa penerimaannya bagus, dan saat ini tren CSH itu sangat luar biasa, tentunya tidak menutup kemungkinan kita bergerak ke sana,” ujar Budi di sela-sela IIMS, Kamis (5/2/2026). Artinya, peluang seluruh line-up Chery di Indonesia memiliki varian hybrid tetap terbuka, seiring meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan elektrifikasi. Saat ini, Chery memang tengah agresif mendorong teknologi CSH sebagai salah satu strategi di pasar nasional, di samping model bermesin konvensional (ICE) dan kendaraan listrik murni (EV). Budi juga menjelaskan bahwa CSH yang dimaksud Chery terbagi dalam dua jenis sistem hybrid. “CSH itu ada dua, plug-in hybrid dan bukan plug-in. Jadi super hybrid dan plug-in hybrid,” jelasnya. Super Hybrid merujuk pada sistem hybrid konvensional tanpa pengisian daya eksternal, sementara Plug-in Hybrid (PHEV) memungkinkan pengisian baterai melalui sumber listrik dari luar. Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi multi-powertrain Chery di Indonesia, yang memberikan fleksibilitas bagi konsumen untuk memilih teknologi sesuai kebutuhan dan preferensi penggunaan. Dengan tren hybrid yang terus menguat, bukan tidak mungkin ke depan semakin banyak model Chery di Tanah Air yang mendapatkan sentuhan teknologi CSH.