Konversi sepeda motor listrik bisa menjadi alternatif menarik bagi pemilik motor lawas yang ingin menghadirkan penggerak baru yang lebih ramah lingkungan. Tidak hanya sekadar mengikuti tren, langkah ini juga memberi “napas baru” pada kendaraan lama agar tetap relevan digunakan sehari-hari. Bagi kalangan penghobi, proses konversi motor listrik juga memberikan kepuasan tersendiri karena motor lawas tetap bisa digunakan dengan teknologi yang lebih modern. Meski demikian, proses konversi tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan agar hasilnya sesuai dengan kebutuhan dan tetap nyaman digunakan. Paket konversi motor listrik Abdullah dari Dolland Motor Electric mengatakan, salah satu aspek paling penting yang harus dipikirkan sejak awal adalah jarak tempuh kendaraan setelah dikonversi. "Jadi kalau tipsnya, kalau yang orang baru mau konversi, yang perlu dipikirkan selanjutnya itu kebutuhan jarak tempuhnya sih, sebenarnya lebih ke arah situ," kata Abdul panggilannya kepada Kompas.com, Senin (6/4/2026) Menurut dia, motor listrik umumnya memiliki komponen yang relatif minim perawatan dibandingkan motor berbahan bakar bensin. Hal ini membuat risiko kerusakan pada komponen utama menjadi lebih kecil. "Karena kalau di isu part-part motor listrik itu sangat jarang sih rusaknya," ujar Abdul. Paket konversi motor listrik Namun, kebutuhan jarak tempuh tetap menjadi faktor penentu utama, terutama terkait kapasitas baterai yang digunakan. Pengguna harus menyesuaikan spesifikasi baterai dengan kebutuhan harian agar tidak mengganggu mobilitas. "Kita secara jelas harus memikirkan baterai tambahan untuk memenuhi jarak tempuhnya. Atau kalau memang sudah cukup, ya sudah tinggal dinikmatin aja gitu," kata Abdul. Dengan mempertimbangkan aspek tersebut, konversi motor listrik tidak hanya menjadi solusi ramah lingkungan, tetapi juga tetap fungsional untuk digunakan sehari-hari. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang