Volume lalu lintas menuju wilayah timur Trans-Jawa mengalami kenaikan pada 30 April 2026, bertepatan dengan masa libur panjang Hari Buruh 2026. Hal ini terlihat dari jumlah kendaraan yang melintasi Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Dalam kondisi normal, jumlah kendaraan tercatat 27.921 unit, namun meningkat menjadi 36.431 kendaraan atau naik 30,48 persen. Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), Ria Marlinda Paallo, menyampaikan peningkatan volume lalu lintas sudah terlihat sejak Kamis (30/4/2026). Selanjutnya, pada shift 1 tanggal 1 Mei 2026, jumlah kendaraan yang melewati GT Cikampek Utama tercatat 16.160 unit, meningkat 65,79 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 9.747 kendaraan. "Sempat diberlakukan contraflow dari Km 55 pukul 10.04 WIB, kemudian diperpanjang dari Km 47 hingga Km 65 arah Cikampek di Ruas Tol Jakarta–Cikampek pada pukul 13.10 WIB. Rekayasa ini diterapkan secara situasional dan kembali dinormalisasi pada pukul 15.07 WIB," ujar Ria dalam keterangan resminya, Jumat (1/5/2026). Kendaraan pribadi (kiri) menggunakan jalur rekayasa lalu lintas lawan arah atau contraflow untuk menghindari kemacetan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 47 di Karawang, Jawa Barat, Kamis (19/3/2026). Pada H-2 Lebaran lalu lintas Tol Jakarta-Cikampek masih dipadati kendaraan pemudik menuju Gerbang Tol Cikampek Utama. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/rwa. Tak hanya kendaraan menuju Trans-Jawa, kenaikan juga terjadi pada arah sebaliknya atau kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama. Menurut Ria, tercatat 27.053 kendaraan menuju Jakarta, naik 4,15 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 25.974 kendaraan. Peningkatan volume kendaraan juga terjadi di sejumlah ruas tol yang dikelola JTT Group di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, dengan rincian sebagai berikut: Jawa Tengah a. GT Kalikangkung: Kendaraan menuju Semarang tercatat 18.492 unit (naik 13,25 persen dari normal 16.329 kendaraan). Sementara yang meninggalkan Semarang tercatat 13.957 kendaraan (turun 5,33 persen dari normal 14.743 kendaraan). b. GT Banyumanik: Arus menuju Solo tercatat 25.722 kendaraan (naik 20,89 persen dari normal 21.277 kendaraan). Sementara arah Jakarta mencapai 18.159 kendaraan (naik 12,90 persen dari normal 16.084 kendaraan). Jawa Timur a. GT Warugunung: Sebanyak 21.364 kendaraan menuju Surabaya (naik 11,66 persen dari normal 19.133 kendaraan), sementara arah Jakarta mencapai 21.402 kendaraan (naik 17,46 persen dari normal 18.221 kendaraan). b. GT Kejapanan Utama: Sebanyak 37.418 kendaraan menuju Malang (naik 75,54 persen dari normal 21.316 kendaraan), dan 23.155 kendaraan menuju Surabaya (naik 2,57 persen dari normal 22.575 kendaraan). Gerbang Tol Cikampek Utama c. GT Singosari: Kendaraan menuju Malang tercatat 14.505 unit (naik 22,20 persen dari normal 11.870 kendaraan), sementara arah Surabaya mencapai 11.861 kendaraan (naik 5,83 persen dari normal 11.208 kendaraan). KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang