Sejumlah buruh berencana menggelar aksi demonstrasi di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (28/1/2026). Pengendara diimbau untuk menghindari sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi guna mengantisipasi kemacetan. Dikutip , Rabu (28/1/2026), Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, massa aksi berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur. KSPI akan melakukan aksi di Istana Kepresidenan dengan titik kumpul di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, mulai pukul 10.00 WIB. Jumlah peserta diperkirakan berkisar 1.000 hingga 1.500 orang. Dengan adanya aksi tersebut, arus lalu lintas di sekitar pusat pemerintahan diprediksi mengalami kepadatan, terutama pada jam-jam sibuk siang hari. Adapun beberapa ruas jalan yang berpotensi terdampak penutupan atau pengalihan arus, mulai dari Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Selata, Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Medan Merdeka Timur hingga Jalan MH Thamrin (arah Istana). Aksi demonstrasi sejumlah organisasi buruh beserta beberapa organisasi lain di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2026) sore. Guna menghindari kepadatan lalu lintas akibat aksi unjuk rasa tersebut, pengendara bisa memanfaatkan jalur alternatif berikut: Dari arah selatan (Sudirman, Kuningan, Blok M): Pengendara dapat melintas melalui Jalan Gatot Subroto atau Jalan S Parman. Dari arah barat (Grogol, Tangerang): Disarankan menggunakan Jalan Daan Mogot, Jalan Tomang Raya, atau Jalan S Parman. Dari arah timur (Rawamangun, Bekasi): Pengendara dapat melintas melalui Jalan MT Haryono, Jalan DI Panjaitan, atau Jalan Pramuka. Dari arah utara (Ancol, Tanjung Priok): Disarankan melalui Jalan Gunung Sahari atau kawasan Kemayoran. Pengendara juga bisa memantau informasi lalu lintas terkini melalui media sosial resmi TMC Polda Metro atau aplikasi navigasi digital sebelum bepergian. Selain itu, masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan lebih awal atau menunda melintas di kawasan Istana Kepresidenan hingga aksi demonstrasi selesai, guna menghindari potensi kemacetan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang