JAKARTA, KOMPAS.com – Lepas memberikan klarifikasi resmi terkait temuan yang muncul dalam kegiatan Lepas L8 Driving Control Challenge yang digelar pada 29 Januari 2026. Klarifikasi ini disampaikan setelah perusahaan melakukan evaluasi internal terhadap salah satu unit kendaraan yang digunakan dalam kegiatan tersebut. Dalam pernyataan resminya, President Director of Chery Group Zeng Shuo menjelaskan bahwa temuan tersebut hanya terjadi pada satu unit kendaraan yang berasal dari fase produksi awal dan digunakan khusus untuk keperluan evaluasi internal. “Temuan ini terjadi pada satu unit dari fase produksi awal yang digunakan sebagai bagian dari proses validasi standar Lepas dan bersifat individual,” ujar Zeng Shuo, dalam keterangan resmi, Kamis (4/2/2026). Ia menegaskan, kondisi tersebut tidak mewakili kualitas maupun performa keseluruhan lini produk Lepas L8 yang dipasarkan ke konsumen. “Kondisi ini tidak mencerminkan kualitas, performa, ataupun karakter produk Lepas L8 secara keseluruhan,” kata Zeng Shuo. Sebagai informasi, Lepas L8 belum lama ini mengalami kerusakan setelah dites ekstrem di Pusdiklantas Polri, Serpong. Test drive Lepas L8 di trek basah Mengenai kejadian tersebut, Lepas Indonesia memberikan klarifikasinya. Lepas L8 dipacu dalam kecepatan tinggi, kemudian berputar 360 derajat, lalu dipakai melibas speed trap atau polisi tidur dalam kecepatan tinggi. Setelah itu, SUV hybrid tersebut juga bermanuver J-turn alias mundur lalu berputar 180 derajat. Komponen yang rusak diduga berasal dari bagian sistem kaki-kaki, tepatnya CV joint. Komponen tersebut yang berfungsi untuk meneruskan tenaga dari transmisi ke roda dengan kecepatan konstan, sekaligus memungkinkan roda bergerak fleksibel saat berbelok atau suspensi naik-turun, dan meredam getaran serta menjaga stabilitas. Lepas menyebutkan bahwa unit yang mengalami kondisi tersebut merupakan kendaraan dari tahap produksi awal yang memang disiapkan untuk pengujian dan validasi internal, bukan unit yang diperuntukkan bagi konsumen. Lepas juga memastikan bahwa unit-unit lain yang digunakan dalam kegiatan tersebut, termasuk seluruh Lepas L8 yang diproduksi untuk pengiriman ke konsumen, telah menggunakan spesifikasi komponen terbaru. Spesifikasi ini merupakan hasil dari proses penyempurnaan berkelanjutan dan telah memenuhi standar kualitas serta keselamatan yang ditetapkan perusahaan. Zeng Shuo menambahkan, evaluasi yang dilakukan menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga konsistensi kualitas produk sebelum dipasarkan secara luas. “Setiap masukan dan temuan kami manfaatkan untuk memperkuat proses produksi dan pengendalian mutu, demi memastikan setiap kendaraan yang diterima konsumen aman, nyaman, dan berkelas,” ujarnya. Lepas L8 diposisikan sebagai SUV dengan pendekatan modern dan premium, menyasar konsumen yang mengutamakan kenyamanan, teknologi, dan karakter berkendara yang stabil. Model ini dibekali platform terbaru yang dirancang untuk menunjang pengendalian kendaraan, kenyamanan kabin, serta efisiensi. Dari sisi fitur, Lepas L8 menawarkan beragam teknologi bantuan pengemudi dan sistem keselamatan aktif, serta interior dengan sentuhan modern yang menonjolkan pengalaman berkendara berkelas. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang