Komunitas penggemar Harley-Davidson, HOGERS Indonesia menyampaikan permohonan maaf serta belasungkawa atas kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anggotanya di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu. Dalam keterangan yang diterima Kompas.com, komunitas juga menyampaikan penyesalan mendalam atas insiden yang merenggut nyawa seorang anak berinisial J pada insiden tersebut. “Mewakili seluruh jajaran pengurus dan anggota, kami menyampaikan rasa duka cita dan penyesalan yang teramat dalam atas musibah ini,” kata Direktur HOGERS Indonesia, Yudi Djadja, Selasa (5/5/2026). Seorang pelajar sekolah dasar (SD) berusia 10 tahun bernama Julfian meninggal dunia setelah tertabrak sepeda motor gede (moge) di Jalan Trans Sulawesi poros Rantepao–Palopo, tepatnya di Kelurahan Nanggala, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (30/4/2026) lalu sekitar pukul 17.00 Wita. Ia juga menyampaikan permohonan maaf secara khusus kepada orang tua dan keluarga korban. Menurut dia, tidak ada bentuk apa pun yang dapat menggantikan kehilangan yang dialami keluarga. Selain itu, HOGERS Indonesia memastikan anggotanya yang terlibat dalam kejadian tersebut bersikap kooperatif dan mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan. Pihaknya juga menyatakan menghormati sepenuhnya kewenangan aparat penegak hukum dalam menangani perkara ini. “Anggota kami siap memenuhi tanggung jawab moral dan mengikuti proses hukum secara kooperatif,” tulisnya. Selain aspek hukum, HOGERS Indonesia menekankan akan menghormati kearifan lokal masyarakat Toraja. Mereka menyadari bahwa peristiwa ini tak hanya berdampak pada keluarga korban, tapi juga menyentuh nilai-nilai sosial dan budaya setempat. Dengan penyesalan mendalam dan komitmen tanggung jawab sejak awal, Sdr. RR dari HOGERS INDONESIA kooperatif menjalani pemeriksaan di Polres Toraja Utara. Proses transparan ini turut disaksikan langsung oleh orang tua Almarhum ananda J dan tokoh masyarakat Oleh karena itu, komunitas berkomitmen untuk menjalin komunikasi secara kekeluargaan dan mengikuti proses penyelesaian yang mengacu pada adat istiadat yang berlaku. Di sisi internal, HOGERS Indonesia tengah melakukan evaluasi organisasi guna memastikan seluruh anggota mematuhi aturan dan mencegah kejadian serupa terulang. Kronologi Kejadian Sebelumnya diberitakan, seorang pelajar SD berusia 10 tahun meninggal dunia setelah tertabrak moge di Jalan Trans Sulawesi poros Rantepao–Palopo, Toraja Utara sekitar pukul 17.00 WITA. Kecelakaan bermula saat rombongan moge melintas dari arah Palopo menuju Rantepao. Salah satu pengendara diduga kehilangan keseimbangan setelah melambaikan tangan kepada warga di pinggir jalan hingga terjatuh dari motor. "Saat Ridwan (pengendara Harley) terjatuh dari sepeda motor, masih tetap bergerak sejauh kurang lebih 24 meter ke depan. Sepeda motor Harley-Davidson yang bergerak ke depan menabrak J yang berada di bahu jalan sebelah kiri,” kata Kasat Lantas Polres Toraja Utara, Iptu Muhammad Nasrum Sujana. Benturan keras membuat korban terpental bersama kendaraan hingga masuk ke area persawahan di sekitar lokasi kejadian. Korban sempat mendapatkan perawatan medis, namun tidak tertolong akibat luka serius. Polisi telah menetapkan pengendara moge sebagai tersangka, dan kasus kini dalam tahap penyidikan. “Penanganan perkara sudah kami tingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan, dan pengendara telah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Nasrum. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang