Uji tabrak Chery TIGGO 9 Chery kembali menegaskan komitmennya terhadap keselamatan kendaraan melalui demonstrasi uji tabrak ekstrem pada model TIGGO 9. Pengujian ini dilakukan dalam rangkaian 2026 International Business Summit di fasilitas Chery Crash Safety Laboratory, Wuhu, China. Uji tabrak yang dilakukan tidak menggunakan skenario konvensional, melainkan simulasi tiga kendaraan sekaligus. Dalam pengujian tersebut, TIGGO 9 menerima benturan dari arah depan dengan kecepatan 50 km per jam dan dari belakang 40 km per jam secara hampir bersamaan. Skenario ini dirancang untuk merepresentasikan kecelakaan beruntun yang kerap terjadi di kondisi jalan nyata. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Melalui pengujian ini, Chery ingin menunjukkan bahwa keselamatan bukan sekadar memenuhi standar, tetapi menjadi fondasi utama dalam pengembangan kendaraan. Pendekatan ini sejalan dengan filosofi “Safety. For Family” yang diusung sebagai bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan.Dikutip VIVA Otomotif dari keterangan resmi, Kamis 30 April 2026, hasil uji menunjukkan bahwa struktur kabin TIGGO 9 tetap terjaga dengan baik. Pilar utama kendaraan tidak mengalami deformasi signifikan, sehingga ruang penumpang tetap aman. Selain itu, seluruh sistem keselamatan bekerja optimal, mulai dari airbag depan, samping, hingga curtain airbag yang mengembang sesuai kebutuhan.Tak hanya itu, sabuk pengaman berfungsi dengan baik, keempat pintu masih dapat dibuka setelah benturan, dan tidak ditemukan kebocoran bahan bakar. Sistem kelistrikan seperti lampu hazard juga tetap aktif, menandakan kesiapan kendaraan dalam situasi darurat pasca-kecelakaan.Performa ini didukung oleh struktur bodi dengan komposisi material berkekuatan tinggi, termasuk penggunaan high-strength steel dan hot-stamped steel pada area penting. Desain ini memungkinkan kendaraan menyerap dan mendistribusikan energi benturan secara optimal, sehingga meminimalkan dampak terhadap penumpang. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA TIGGO 9 juga dilengkapi berbagai fitur keselamatan modern seperti 10 airbag, sabuk pengaman adaptif, hingga sistem pembuka pintu otomatis setelah tabrakan. Seluruh teknologi tersebut dirancang untuk memberikan perlindungan menyeluruh, baik sebelum, saat, maupun setelah terjadi benturan.Melalui uji tabrak terbuka ini, Chery menunjukkan standar keselamatan global yang diterapkan pada produknya. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya membangun kepercayaan konsumen bahwa kendaraan yang dikembangkan tidak hanya mengedepankan kenyamanan dan teknologi, tetapi juga perlindungan maksimal bagi pengguna.