Jetour T2 meraih peringkat lima bintang dalam uji tabrak yang dilakukan New Car Assessment Program for Southeast Asian Countries (ASEAN NCAP). Jetour T2 merupakan SUV yang dipasarkan di sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Hasil ini menegaskan aspek keselamatan SUV bergaya off-road tersebut di pasar kawasan ASEAN. Di Tanah Air, Jetour T2 resmi meluncur pada ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 dengan harga spesial Rp 568 juta untuk 500 konsumen pertama. Dalam pengujian ASEAN NCAP, Jetour T2 menjalani serangkaian tes ketat dan mencatatkan skor keseluruhan 86,50 poin. Mobil paling banyak dites di GJAW 2025 Penilaian dilakukan berdasarkan empat kategori utama, yakni Adult Occupant Protection (AOP) dengan nilai 37,17 poin, Child Occupant Protection (COP) sebesar 15,94 poin, Safety Assist (SA) sebesar 17,14 poin, serta Motorcyclist Safety (MS) dengan raihan 16,25 poin. “Kami dengan bangga mengumumkan bahwa Jetour T2 telah meraih peringkat 5 Bintang, sehingga memberikan pilihan baru yang tangguh bagi konsumen di pasar yang semakin peduli terhadap keselamatan,” tulis rilis resmi ASEAN NCAP, dikutip Senin (12/1/2026). ASEAN NCAP menilai, semakin banyaknya model yang diuji akan memudahkan konsumen dalam menentukan pilihan kendaraan sesuai kebutuhan dan gaya hidup. “Seiring bertambahnya daftar kendaraan yang dinilai ASEAN NCAP, konsumen semakin terbantu dalam menyesuaikan pilihan kendaraan dengan gaya hidup mereka seperti aktivitas rekreasi dan luar ruang tanpa mengesampingkan standar perlindungan penumpang tertinggi,” tulis keterangan tersebut. Lebih lanjut, ASEAN NCAP juga mengapresiasi keseimbangan antara desain dan aspek keselamatan yang ditawarkan Jetour T2. “Jetour T2 dinilai berhasil menjembatani desain yang siap berpetualang dengan komitmen keselamatan tanpa kompromi. Kami mengapresiasi tim Jetour atas dedikasinya terhadap keunggulan keselamatan otomotif,” kata ASEAN NCAP. Menariknya, Jetour T2 menjadi salah satu model terakhir yang diuji menggunakan protokol penilaian ASEAN NCAP periode 2021–2025. Mulai Januari 2026, ASEAN NCAP akan menerapkan protokol penilaian baru untuk periode 2026–2030. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang