Motor listrik semakin banyak digunakan di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Pilihannya pun semakin beragam, mulai dari merek lokal, China, hingga pabrikan asal Jepang dan India. Namun, selain mempertimbangkan harga dan jarak tempuh, calon konsumen juga perlu memperhatikan ketersediaan suku cadang. Pasalnya motor listrik berbeda dengan sepeda motor bermesin bensin. Komponen seperti baterai, controller, dan dinamo menjadi bagian penting dalam sistem penggeraknya. Bengkel motor listrik Dolland Motor Electric di Bekasi, Jawa Barat Menurut Abdullah, pemilik Dolland Motor Electric, bengkel spesialis motor listrik di Jakarta, ketersediaan suku cadang masih menjadi salah satu pertimbangan ketika memiliki motor listrik. "Jarak tempuh dan sparepart sulit didapat, serta harga," kata Abdul panggilannya kepada Kompas.com, Selasa (6/10/2026). Meski demikian, bukan berarti seluruh suku cadang motor listrik sulit ditemukan. Untuk komponen fast moving, seperti ban dan kampas rem, ketersediaannya sudah relatif mudah karena banyak digunakan pada berbagai model. Begitu juga dengan beberapa komponen mekanis seperti sokbreker yang mulai tersedia di pasaran. Masalah biasanya muncul ketika motor mengalami kerusakan pada komponen yang sifatnya khusus dan hanya digunakan oleh merek atau model tertentu. Bengkel motor listrik Dolland Motor Electric di Bekasi, Jawa Barat Dinamo, Controller, dan Baterai Komponen tersebut umumnya memiliki spesifikasi yang disesuaikan dengan sistem kelistrikan dan karakter motor masing-masing. Akibatnya, tidak semua komponen bisa langsung ditukar dengan milik motor listrik lain. Abdul mengatakan, ada komponen tertentu yang memang dibuat khusus oleh pabrikan untuk model atau merek tertentu. "Kadang pabrikan membuat sparepart yang khusus supaya konsumen kembali ke mereka. Part seperti itu yang sulit kita cari, dari pabrikannya sendiri juga bisa inden cukup lama," kata Abdul.