Mengecas motor listrik semalaman sering dilakukan oleh banyak pengguna. Alasannya beragam, mulai dari lebih praktis karena dilakukan saat kendaraan tidak dipakai hingga ingin memastikan baterai terisi penuh sebelum digunakan keesokan harinya. Namun, apakah kebiasaan mengecas terlalu lama tersebut aman dilakukan? Alfian, pemilik bengkel motor listrik AD Service Solo, mengatakan kebiasaan membiarkan motor listrik terus terhubung ke pengisi daya setelah baterai penuh menjadi salah satu kesalahan yang masih sering dilakukan pengguna. Menurut dia, dampak overcharge bergantung pada jenis baterai yang digunakan. "Kadang kan kalau sepeda motor yang masih pakai SLA itu dia enggak ada auto cut off-nya," kata Alfian saat ditemui Kompas.com, beberapa waktu lalu. Tempat mengecas motor listrik atau SPKLU dengan fitur fast charging di PLN KS Tubun Ia menjelaskan, baterai SLA yang tidak dilengkapi fitur pemutus arus otomatis akan tetap menerima aliran listrik meski kapasitasnya sudah penuh, sehingga membuat suhu baterai terus meningkat dan berpotensi mempercepat kerusakan. "Jadi kalau misal penuh kadang dia masih ngisi terus. Baterainya tetap panas, jadi cepat gelembung yang pakai SLA," ucapnya. Berbeda dengan baterai SLA, baterai lithium relatif lebih aman saat proses pengisian daya karena sudah dibekali Battery Management System (BMS) yang berfungsi memutus aliran listrik secara otomatis ketika baterai telah terisi penuh. "Kalau yang pakai litium relatif lebih aman soalnya sudah ada BMS-nya. Jadi misal dia arusnya udah ngisi penuh dia udah mutus arus," kata Alfian. Meski demikian, bukan berarti pengguna baterai lithium dapat mengabaikan kebiasaan pengisian daya. Alfian sebelumnya juga mengingatkan bahwa penggunaan fast charging secara terlalu sering tetap dapat mempercepat penurunan kesehatan baterai dan mempersingkat usia pakainya. Karena itu, pemilik motor listrik disarankan mengikuti metode pengisian daya sesuai rekomendasi pabrikan serta menghindari membiarkan baterai terhubung ke charger lebih lama dari yang diperlukan, terutama pada motor listrik yang masih menggunakan baterai SLA.