Fitur fast charging menjadi salah satu kemudahan yang ditawarkan mobil listrik. Dengan pengisian daya berkecepatan tinggi, pemilik kendaraan bisa mengisi baterai dalam waktu lebih singkat dibandingkan menggunakan pengisian daya biasa. Namun, muncul pertanyaan mengenai dampaknya terhadap kondisi baterai jika fast charging terlalu sering digunakan. Apakah kebiasaan tersebut bisa membuat baterai mobil listrik lebih cepat rusak? Kepala Teknisi Domo Hybrid EV, Yogig Pramono, mengatakan, penggunaan fast charging secara terus-menerus memang bisa berdampak terhadap kondisi baterai dalam jangka panjang. "Kalau keseringan fast charging ini akan membuat baterai kurang bagus buat jangka panjang. Sering melakukan fast charging baterai akan cepat mengalami penurunan SOH. Mungkin tidak sekarang tapi jangka panjang," ujar Yogig kepada Kompas.com, Selasa (15/9/2026). SOH atau State of Health merupakan salah satu parameter yang digunakan untuk melihat kondisi kesehatan baterai. Nilai tersebut menggambarkan kapasitas baterai saat ini dibandingkan dengan kondisi ketika masih baru. Semakin rendah nilai SOH, berarti kemampuan baterai dalam menyimpan energi sudah mengalami penurunan. Daya besar lebih berpengaruh Menurut Yogig, penurunan SOH bisa berlangsung lebih cepat apabila pemilik kendaraan terlalu sering menggunakan fasilitas fast charging, terutama pengisian dengan daya yang besar. "SOH akan cepat menurun kalau sering menggunakan fast charging apalagi yang dayanya besar," kata Yogig. Meski demikian, Yogig mengatakan, tidak ada patokan waktu yang sama untuk semua mobil listrik mengenai kapan penurunan SOH mulai terlihat. Ilustrasi baterai mobil listrik Hal tersebut lantaran setiap kendaraan menggunakan teknologi baterai, sistem manajemen baterai, serta karakteristik pengisian yang berbeda. "Kalau untuk waktunya setiap mobil berbeda-beda tidak bisa dipastikan," ujar dia. Karena itu, pemilik mobil listrik tidak bisa langsung menyimpulkan bahwa penggunaan fast charging dalam jumlah tertentu pasti akan membuat baterai rusak. Penurunan SOH 10 persen