Pengisian daya cepat atau fast charging pada motor listrik kerap dianggap bisa memperpendek usia baterai. Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. CEO Indomobil Emotor Pius Wirawan mengatakan, dampak fast charging terhadap baterai sebenarnya sangat bergantung pada sistem pengisian yang digunakan, terutama komunikasi antara komponen baterai dan perangkat pengisi daya. “Banyak yang bilang fast charging akan memperpendek usia baterai. Sebenarnya tidak juga, tergantung sistemnya. Fast charging bisa memengaruhi baterai jika tidak ada komunikasi antara baterai, controller, dan charger,” ujar Pius di Jakarta, Kamis (12/3/2026). Motor listrik Indomobil Emotor QT Menurut dia, dalam proses pengisian baterai terdapat sejumlah faktor yang harus diperhatikan agar kondisi baterai tetap terjaga. “Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan, seperti suhu dan tingkat state of charge baterai. Itu sebabnya pengisian dari 80 persen ke 100 persen biasanya lebih lambat,” kata Pius. Ia menjelaskan, perlambatan pengisian tersebut merupakan bagian dari sistem perlindungan baterai. Saat mendekati kapasitas penuh, proses pengisian biasanya akan berubah menjadi lebih lambat atau slow charging. “Kenapa harus lambat? Karena pada tahap itu sistem akan melakukan slow charging. Di dalam baterai ada banyak sel, rata-rata sekitar 24 sel untuk baterai 72 volt,” ujar Pius. PT Indomobil eMotor Internasional resmi meluncurkan Indomobil eMotor Tyranno di Bandung. Setiap sel di dalam baterai memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, sistem pengisian harus memastikan seluruh sel berada dalam kondisi yang seimbang sebelum baterai benar-benar penuh. “Setiap sel memiliki karakteristik berbeda. Misalnya ada satu sel yang lebih dulu mencapai tegangan puncak, misalnya sekitar 76,4 volt. Ketika fast charging mendeteksi salah satu sel sudah penuh lebih dulu, maka sistem akan memperlambat pengisian,” kata Pius. “Makanya pengisian dari 80 persen ke 100 persen biasanya dilakukan lebih lambat.” Dengan mekanisme tersebut, pengisian cepat tetap bisa dilakukan tanpa harus mengorbankan umur baterai, selama sistem manajemen baterai dan pengisi daya bekerja dengan baik. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang