Ada sejumlah kekhawatiran yang dirasakan oleh pengguna mobil listrik. Salah satunya adalah khawatir baterai kendaraan bisa mengalami overcharge atau kelebihan pengisian daya saat dicas terlalu lama. Terlebih, sebagian pengguna kerap membiarkan mobil tetap terhubung ke charger semalaman hingga baterai penuh 100 persen. Menanggapi hal tersebut, Aftersales Service Operation Manager Jaecoo, Bayu Agus Mustofa memastikan baterai mobil listrik modern pada dasarnya sudah memiliki sistem pengaman untuk mencegah overcharge. Ia menjelaskan, proses pengisian daya pada mobil listrik tidak langsung mengalir begitu saja ke baterai, melainkan diatur oleh sistem manajemen baterai atau battery management system (BMS). Alur Cas “Saya jelaskan alurnya, itu dari charger akan masuk ke BMS, atau battery management system, yang dimana itu sudah punya teknologi untuk cut-off apabila baterai sudah 100 persen. Jadi ini kita pastikan aman,” kata Bayu, saat ditemui di Jakarta Utara, Minggu (24/5/2026). SPKLU Signature di Summarecon Mall Bekasi (SMB) hadir dengan spesifikasi industrial. BMS sendiri merupakan komponen penting pada kendaraan listrik yang bertugas memantau kondisi baterai, mulai dari suhu, arus listrik, hingga kapasitas pengisian daya. Saat kapasitas baterai sudah penuh, sistem secara otomatis akan menghentikan aliran listrik guna mencegah kerusakan akibat pengisian berlebih. Karena itu, pengguna mobil listrik sebenarnya tidak perlu terlalu khawatir meninggalkan kendaraan dalam kondisi terhubung ke charger saat baterai sudah penuh. Saran Pabrikan Meski demikian, beberapa pabrikan tetap menyarankan pengisian daya harian tidak selalu dilakukan hingga 100 persen, terutama untuk penggunaan normal. Sebab, menjaga kapasitas baterai di kisaran tertentu dinilai dapat membantu mempertahankan kesehatan baterai dalam jangka panjang. Saat ini, hampir seluruh mobil listrik modern yang dipasarkan di Indonesia sudah dibekali teknologi BMS sebagai standar keselamatan baterai kendaraan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang