Segmen mobil listrik mungil untuk perkotaan kini semakin ramai. Dua model yang kerap dibandingkan adalah Changan Lumin dan Wuling Air EV Long Range. Keduanya sama-sama berukuran kompak, berkonfigurasi empat penumpang, dan menyasar kebutuhan mobilitas harian di kota besar. Meski berada di kelas mini EV atau kerap disebut micro EV, karakter, spesifikasi, dan pendekatan yang ditawarkan keduanya cukup berbeda. Desain dan Dimensi Dari sisi tampilan, Changan Lumin tampil dengan desain yang imut dan bergaya cute. Fasia depannya menyerupai wajah tersenyum, dengan lampu utama berbentuk mata dan grille di bumper yang menyerupai mulut. Dari total 1.077 sesi di GIIAS 2025, BinguoEV menjadi model yang paling banyak dicoba (63 persen), diikuti Cloud EV (17 persen), Air ev (15 persen), Alvez (3 persen), dan Almaz (2 persen). Desain atap melayang dan pelek 14 inci dengan dop sederhana semakin menguatkan kesan stylish. Sedangkan Wuling Air EV Long Range mengusung desain futuristis dan minimalis. Pelek standarnya 12 inci. Bentuknya juga lebih kotak dengan garis tegas, ditambah aksen lampu LED khas Wuling yang membuat tampilannya terlihat modern. Soal dimensi, Lumin lebih besar. Lumin punya panjang 3.270 mm, lebar 1.700 mm, tinggi 1.545 mm, serta jarak sumbu roda 1.980 mm. Adapun dimensi Air EV memiliki panjang 2.974 mm, lebar 1.505 mm, dan tinggi 1.631 mm, dengan jarak sumbu roda 2.010 mm. Artinya meski dimensi Lumin yang lebih bongsor, tapi kalah di wheelbase. Test drive Changan Lumin keliling Jakarta Performa dan Jarak Tempuh Changan Lumin dibekali motor listrik berdaya 48 PS dengan torsi 83 Nm, serta penggerak roda depan. Kecepatan puncaknya mencapai 101 km/jam dan tersedia dua mode berkendara, Eco dan Sport. Dengan baterai berkapasitas 28,08 kWh, Lumin diklaim mampu menempuh jarak hingga 301 km (NEDC). Wuling Air EV Long Range mengandalkan motor listrik 30 kW atau sekitar 40 dk dengan torsi lebih besar, yakni 110 Nm, dan penggerak roda belakang. Baterai LFP berkapasitas sekitar 26,7 kWh membuat jarak tempuhnya juga berada di kisaran 300 km dalam sekali pengisian daya. Secara angka, jarak tempuh keduanya nyaris setara. Namun, Lumin unggul pada tenaga, sementara Air EV menawarkan torsi lebih besar untuk penggunaan dalam kota. Modifikasi mobil listrik Rp 100 jutaan Wuling Air ev dan Binguo EV Fitur dan Teknologi Dari sisi fitur, Changan Lumin terbilang lengkap untuk ukuran city car listrik. Mobil ini sudah dibekali layar sentuh 10,25 inci, konektivitas Android Auto dan Apple CarPlay, keyless entry, push start, kamera mundur, serta sensor parkir. Fitur keselamatannya mencakup dua airbag, ABS, EBD, dan ESP. Wuling Air EV Long Range unggul di aspek teknologi pintar. Mobil ini dilengkapi Integrated Floating Wide Screen 10,25 inci, perintah suara Wuling Indonesian Command (WIND), aplikasi MyWuling+ untuk memantau kendaraan lewat ponsel, serta fitur Easy Home Charging. Dari sisi keselamatan, Air EV Long Range sudah dilengkapi ESC, HHC, ABS, EBD, TPMS, ISOFIX, dan rem cakram di keempat roda. Pengisian Daya Changan Lumin memiliki keunggulan pada fleksibilitas pengisian daya. Mobil ini sudah mendukung fast charging DC, dengan waktu pengisian dari 30 persen ke 80 persen sekitar 35 menit. Test drive Changan Lumin keliling Jakarta Sebaliknya, Wuling Air EV Long Range mengandalkan pengisian AC hingga 6,6 kW dan Easy Home Charging, yang praktis untuk penggunaan rumahan. Harga Dari sisi harga, selama promo Januari 2026, Changan Lumin mendapat penawaran khusus dengan banderol Rp 183 juta. Sementara itu, Wuling Air EV Long Range dipasarkan dengan harga sekitar Rp 307,5 juta OTR Jakarta. Adapun varian Wuling Air EV yang harganya paling mendekati Changan Lumin adalah Air EV Lite Standard Range, yang dibanderol sekitar Rp 214 jutaan dengan jarak tempuh 200 km. Kesimpulan Lumin cocok bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik mungil dengan desain imut, tenaga lebih besar, fitur lengkap, serta harga terjangkau. Sementara Wuling Air EV Long Range menawarkan teknologi pintar, fitur keselamatan, serta ekosistem purna jual yang sudah mapan di Indonesia. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang