Menghadapi jalan menanjak masih menjadi momok bagi sebagian pengemudi, terutama saat kondisi lalu lintas padat seperti arus mudik atau perjalanan di daerah berbukit. Tidak sedikit pengendara yang panik ketika kendaraan mulai kehilangan tenaga atau mundur, sehingga justru melakukan kesalahan yang bisa berdampak pada keselamatan dan kondisi mobil. Menurut Marcell Kurniawan, Training Director di The Real Driving Centre (RDC), kepanikan menjadi faktor utama yang memicu kesalahan saat menghadapi tanjakan. "Pengemudi yang panik biasanya tidak fokus pada teknik dasar mengemudi. Akibatnya, mereka cenderung salah mengatur pedal gas, rem, atau kopling, yang justru bisa membahayakan," kata Marcell kepada Kompas.com, Jumat (27/3/2026). Salah satu kesalahan yang paling sering terjadi adalah menginjak pedal gas secara berlebihan. Banyak pengemudi berpikir bahwa menambah gas secara drastis bisa membantu mobil ??????? menanjak, padahal cara ini justru berisiko membuat roda kehilangan traksi, terutama di jalan yang licin atau berbatu. Selain itu, pada mobil manual, penggunaan setengah kopling dalam waktu lama juga masih kerap dilakukan. Tanpa disadari, teknik ini bisa mempercepat keausan komponen kopling dan menyebabkan bau terbakar jika dilakukan terus-menerus, terutama di tanjakan panjang. Ilustrasi pedal gas dan kopling. Kesalahan lain yang tak kalah umum adalah tidak memanfaatkan rem tangan saat berhenti di tanjakan. Dalam kondisi macet, banyak pengemudi hanya mengandalkan pedal rem, sehingga berisiko kehilangan kontrol saat berpindah dari rem ke gas, yang dapat menyebabkan mobil mundur. Marcell juga mengingatkan pentingnya menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan saat berada di tanjakan. Hal ini untuk mengantisipasi jika kendaraan di depan mundur secara tiba-tiba. "Selalu beri jarak yang cukup, karena risiko kendaraan mundur di tanjakan itu nyata. Dengan jarak aman, pengemudi punya waktu untuk bereaksi," ujarnya. Selain teknik mengemudi, kondisi kendaraan juga perlu diperhatikan. Mesin yang tidak prima, kopling yang aus, atau rem yang kurang pakem bisa memperparah situasi saat menanjak. Untuk itu, pengemudi disarankan tetap tenang dan memahami karakter kendaraan masing-masing, baik mobil manual maupun matik. Dengan teknik yang tepat dan kondisi kendaraan yang baik, tanjakan sebenarnya bisa dilalui dengan aman tanpa perlu panik berlebihan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang