Musim hujan kembali menjadi tantangan bagi pengendara di Jakarta. Curah hujan tinggi yang kerap turun dalam durasi panjang membuat sejumlah ruas jalan tergenang, bahkan banjir. Pada saat yang sama, tren penggunaan motor listrik di Ibu Kota terus meningkat seiring kebutuhan masyarakat akan kendaraan yang efisien. Warga mendorong sepeda motor saat melewati banjir di Jalan Puri Anom, perumahan Griya Harapan Baru, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, terendam banjir pada Kamis (27/11/2025) pagi. Kondisi ini memunculkan pertanyaan penting di kalangan pengguna, yakni apakah motor listrik aman dan boleh melewati banjir. Menanggapi hal tersebut, Head of Group Product Electric Vehicle 2W Polytron, Ilman Fachrian Fadly, menegaskan bahwa motor listrik tetap memiliki keterbatasan saat digunakan di kondisi ekstrem seperti genangan air. “Motor listrik Polytron bukan motor amfibi. Penggunaan di banjir hanya diperbolehkan dalam kondisi darurat,” ujar Ilman di Jakarta, belum lama ini. showroom mobil listrik polytron Pernyataan ini menegaskan bahwa motor listrik tidak dirancang untuk secara sengaja menerjang banjir, melainkan hanya digunakan melintas genangan ketika situasi benar-benar tidak bisa dihindari. Meski demikian, Ilman menjelaskan bahwa motor listrik Polytron telah dibekali standar keamanan yang memungkinkan digunakan dalam batas tertentu. Baterai motor listrik Polytron yang diuji oleh Sucofindo tercatat telah mengantongi sertifikasi IP67, dengan batas aman meliputi kedalaman air hingga 1 meter, durasi paparan maksimal 30 menit. Pengujian IP 67 pada baterai motor listrik Polytron Dengan standar tersebut, motor listrik masih memiliki toleransi untuk melintasi genangan air dalam kondisi darurat dan waktu yang terbatas. Namun, Ilman mengingatkan bahwa toleransi tersebut tidak boleh dijadikan kebiasaan. “Melewati banjir setinggi 1 meter masih aman dalam waktu terbatas. Namun jika melewati kedalaman lebih dari itu, risiko jangka panjang seperti karat dan kerusakan tetap ada,” kata dia. Air banjir yang bercampur lumpur dan kotoran berpotensi memicu korosi pada komponen motor jika terlalu sering terpapar, meskipun sistem baterai dan motor penggerak telah dirancang kedap air. Motor listrik Polytron T-Rex Seiring meningkatnya populasi motor listrik di Jakarta, pemahaman mengenai batasan penggunaan di musim hujan menjadi semakin penting. Motor listrik memang menawarkan efisiensi, biaya operasional yang rendah, dan ramah lingkungan, tetapi tetap perlu digunakan sesuai peruntukannya. Pengendara disarankan untuk menghindari genangan tinggi dan hanya melintasi banjir jika kondisi benar-benar mendesak, agar performa dan keandalan motor listrik tetap terjaga dalam jangka panjang. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang