Jasa Raharja memastikan seluruh korban kecelakaan maut yang melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki minyak di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, akan mendapatkan santunan. Kecelakaan "adu kambing" yang terjadi pada Rabu (6/5/2026) siang tersebut melibatkan Bus ALS bernomor polisi BK 7451 DL. Berdasarkan data terbaru, insiden tragis ini mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan 4 orang lainnya mengalami luka-luka. Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan, pihaknya telah menerjunkan tim dari Kantor Wilayah Sumatera Selatan untuk melakukan koordinasi cepat dengan pihak kepolisian dan rumah sakit terkait. Kondisi bus ALS yang hangus setelah menabrak mobil truk tangk muata minyak di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), wilayah Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan hingga menyebabkan 16 orang tewas, Rabu (6/5/2026). 9 Fakta Kecelakaan Bus ALS Vs Truk Tangki di Sumsel, Bus Alami Masalah Mesin dan Hindari Jalan Berlubang "Jasa Raharja hadir untuk memastikan korban kecelakaan lalu lintas memperoleh perlindungan dasar secara cepat dan tepat. Kami telah menginstruksikan jajaran untuk bergerak cepat melakukan pendataan korban serta ahli waris," ujar Awaluddin dalam keterangan resminya, Jumat (8/5/2026). Seluruh korban dipastikan memperoleh hak santunan serta jaminan perawatan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964. Untuk korban luka-luka yang saat ini tengah menjalani perawatan, Jasa Raharja telah menerbitkan surat jaminan (guarantee letter) kepada RSUD Rupit Muratara agar penanganan medis bisa dilakukan tanpa kendala biaya. "Kami juga melakukan pendataan ahli waris untuk memastikan proses penyerahan santunan bagi korban meninggal dunia dapat dilakukan secara cepat dan tepat," kata Awaluddin. Jasa Raharja turut menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa para penumpang bus legendaris tersebut dan pengemudi truk tangki. Hingga saat ini, petugas di lapangan masih terus melakukan validasi data identitas kendaraan truk yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang