Pengguna jalan yang hendak memanfaatkan tol fungsional Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan saat arus balik Lebaran 2026, diminta tidak salah memilih akses masuk. Pasalnya, jalur alternatif ini tidak bisa diakses langsung dari jalan arteri, melainkan hanya melalui jaringan tol eksisting yang telah ditentukan. Hal ini menyusul beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan sejumlah pengemudi terjebak di jalur yang tidak biasa saat mencoba masuk ke ruas tol fungsional. Direktur Utama PT Jasamarga Japek Selatan, Charles Lendra menegaskan, akses menuju tol fungsional Japek II Selatan masih terbatas. “Tidak bisa (masuk dari jalan arteri). Akses masuk hanya melalui gerbang tol yang sudah ditentukan. Jadi tidak bisa langsung masuk dari jalan arteri,” ujar Charles kepada Kompas.com, Senin (23/3/2026). Ia menjelaskan, pengendara yang ingin menggunakan jalur ini harus masuk melalui ruas tol yang sudah beroperasi, salah satunya Tol Sadang, sebelum diarahkan menuju Japek II Selatan. Tol Japek II Selatan siap beroperasi dalam waktu dekat. Skema tersebut diterapkan guna menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memastikan kelancaran arus lalu lintas di jalur yang masih berstatus fungsional. Meski disiapkan untuk mendukung arus balik, pengoperasian tol fungsional ini bersifat situasional dan tidak dibuka sepanjang waktu. Pembukaan jalur akan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas di lapangan, terutama di titik-titik krusial seperti Gerbang Tol Cikampek Utama. Sejumlah parameter menjadi acuan dalam pengoperasian jalur ini, antara lain panjang antrean kendaraan di gerbang tol utama, kecepatan kendaraan, hingga rasio volume terhadap kapasitas jalan (V/C ratio). Jika kondisi lalu lintas mulai melambat atau terjadi kepadatan, jalur fungsional Japek II Selatan akan segera difungsikan sebagai alternatif. Tol Japek II Selatan yang dibuka saat arus balik Lebaran 2026. Dengan skema tersebut, kehadiran tol fungsional ini diharapkan mampu membantu mengurai kepadatan arus balik, khususnya bagi kendaraan yang menuju Jakarta dan wilayah sekitarnya. Namun demikian, pengguna jalan tetap diimbau untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta rambu lalu lintas yang tersedia agar perjalanan tetap aman dan lancar. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang