Ruas fungsional Jakarta–Cikampek II Selatan Toll Road kembali disiapkan untuk mendukung kelancaran arus balik Lebaran 2026. sama difungsionalkan seperti tahun sebelumnya, ada sejumlah perubahan penting yang membuat operasional tahun ini dinilai lebih baik, terutama dari sisi akses dan pengaturan lalu lintas. Direktur Utama PT Jasamarga Japek Selatan, Charles Lendra, mengungkapkan bahwa perbedaan paling terlihat ada pada aspek penerangan jalan. Kapan jalur fungsional Tol Japek II Selatan dibuka buat umum? “Yang paling terlihat itu dari penerangan jalan umum (PJU). Sekarang memang belum se-ideal standar, belum sampai kondisi yang benar-benar terang. Saat ini kami baru memasang sekitar 120 titik lampu, jadi memang belum terlalu terang,” kata Charles, kepada Kompas.com (16/3/2026). Sebagai pelengkap, pengelola juga menambahkan berbagai elemen keselamatan untuk membantu visibilitas pengendara, terutama saat malam hari. “Meskipun begitu, kami sudah melengkapi dengan rambu-rambu tambahan seperti cone yang reflektif. Jadi tetap ada panduan visual untuk pengguna jalan,” ucap Charles. Jalur fungsional tol Japek II Selatan. Selain penerangan, perubahan signifikan juga terjadi pada akses masuk ke ruas tol fungsional ini. Jika pada Lebaran 2025 lalu pengguna harus keluar terlebih dahulu ke arah Sadang sebelum kembali masuk ke jalur tol, maka pada 2026 akses dibuat jauh lebih sederhana. “Iya, (akses masuk) ada perbedaan. Tahun lalu itu akses masuknya seperti keluar dulu ke Sadang, lalu belok lagi. Sekarang lebih sederhana, tinggal masuk saja,” kata Charles. Penyederhanaan akses ini dinilai sangat penting karena pada tahun sebelumnya banyak pengendara, khususnya dari arah Bandung, mengalami kebingungan saat mencari jalur masuk. Kondisi tersebut bahkan sempat memicu antrean kendaraan di belakang. “Jadi sudah lebih seperti kondisi normal. Kalau sebelumnya, pengguna dari arah Bandung sering bingung, harus lihat rambu atau tanya petugas, dan itu justru membuat antrean di belakang. Padahal sebenarnya tujuannya untuk memperlancar arus,” ujarnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang