Arus balik Lebaran 2026 menuju wilayah Jabotabek terus menunjukkan peningkatan signifikan hingga H+3. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 1.958.838 kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek periode H-10 hingga H+3 libur Idulfitri 1447H/2026 atau pada 11–24 Maret 2026. Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, angka tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) utama, yakni GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung), GT Cikupa (dari arah Merak), dan GT Ciawi (dari arah Puncak). Menurut Rivan, jumlah tersebut setara dengan 57,7 persen dari total proyeksi 3,39 juta kendaraan yang diperkirakan kembali ke wilayah Jabotabek selama periode 11–31 Maret 2026. Distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek didominasi dari arah timur (Trans Jawa dan Bandung) sebanyak 850.180 kendaraan (43,4 persen). Kemudian disusul dari arah barat (Merak) sebanyak 617.826 kendaraan (31,5 persen) dan dari arah selatan (Puncak) sebanyak 490.832 kendaraan (25,1 persen). Untuk arah timur, lalu lintas dari Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 415.448 kendaraan, meningkat 6,4 persen dari lalu lintas normal. Sementara dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama tercatat 434.732 kendaraan, atau lebih rendah 2,1 persen dari lalu lintas normal. Secara total, lalu lintas dari arah Trans Jawa dan Bandung mencapai 850.180 kendaraan atau meningkat 1,9 persen dari lalu lintas normal. Arus balik kendaraan pemudik di Tol Cipali terpantau lancar, volume kendaraan alami peningkatan hingga 167 persen dibandingkan kemarin ( FOTO : KOMPAS.com / Ahya Nurdin) Dari arah barat, kendaraan yang kembali ke Jabotabek melalui GT Cikupa tercatat sebanyak 617.826 kendaraan, lebih rendah 3,8 persen dari lalu lintas normal. Sementara itu, dari arah selatan melalui GT Ciawi, tercatat sebanyak 490.832 kendaraan atau lebih rendah 0,8 persen dari lalu lintas normal. Rivan menjelaskan, volume lalu lintas yang kembali ke Jabotabek pada puncak arus balik 24 Maret 2026 mencapai 256.338 kendaraan atau meningkat 99,0 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 128.802 kendaraan. “Arus lalu lintas kendaraan diperkirakan akan terus meningkat, terutama pada periode puncak arus balik berikutnya pada tanggal 28, dan 29 Maret 2026. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk melakukan perjalanan di luar waktu puncak arus dengan memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 30 persen di 9 ruas strategis Jasa Marga Group pada 26-27 Maret 2026 mendatang,” ujar Rivan, dikutip dari keterangan resmi, Rabu (25/3/2026). Selain itu, pengguna jalan yang memiliki fleksibilitas waktu dapat menggeser perjalanan kembali ke Jabotabek pada periode pemberlakuan Work From Anywhere (WFA) pada Rabu–Jumat (25–27 Maret 2026) untuk menghindari potensi kepadatan saat puncak arus balik. “Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk dapat mempersiapkan perjalanan dengan matang pada periode arus balik ini, di antaranya dengan memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima dan laik jalan, serta mempersiapkan perbekalan selama di perjalanan. Untuk memperoleh informasi lalu lintas dan membantu perencanaan perjalanan, masyarakat dapat menggunakan aplikasi Travoy dan menghubungi Call Center Jasa Marga di nomor 133,” kata Rivan. Rivan juga mengingatkan pengemudi kendaraan sumbu tiga atau lebih untuk mematuhi ketentuan Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pembatasan operasional kendaraan barang selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, termasuk tidak melintas pada periode 13–29 Maret 2026 sesuai waktu yang telah ditetapkan. Selain itu, pengguna jalan diimbau memastikan kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan. Pengendara juga diminta tidak berlama-lama di rest area agar dapat bergantian dengan pengguna jalan lainnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang