Manajer, Marc Marquez yaitu Jaime Martinez menyebut proses pemulihan cedera bahu Marquez berjalan dengan baik. Martinez bahkan berujar bahwa jika sesuai rencana juara dunia MotoGP tujuh kali itu bakal "segera kembali menunggangi motor." “Proses pemulihan berjalan dengan baik, selangkah demi selangkah,” kata Martinez di sela-sela MotoGP Portugal, dikutip dari Crash, Senin (10/11/2025). Juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez, gagal meraih prestasi dalam MotoGP Mandalika. Ia jatuh pada lap pertama dalam balapan utama MotoGP Mandalika 2025, Minggu (5/10/2025), sehingga dalam kariernya pebalap asal Spanyol tersebut belum pernah menaklukkan Sirkuit Mandalika. “Kami mengikuti semua saran dokter dengan ketat, dan benar-benar menyesuaikan dengan waktu yang diperlukan. Tapi sejauh ini semuanya berjalan sangat baik,” ujarnya. Seperti diketahui, Marquez mengalami cedera bahu kanan cukup serius setelah bersenggolan dengan pebalap Aprilia, Marco Bezzecchi, pada lap pertama MotoGP Indonesia 2025. Cedera tersebut memaksanya absen hingga akhir musim. Awalnya, tim medis belum menilai perlu adanya operasi. Namun, demi mempercepat proses pemulihan, Marquez akhirnya menjalani tindakan pembedahan. Menurut Martinez, pemulihan pebalap Ducati Corse itu menunjukkan perkembangan menggembirakan dan diharapkan rampung sebelum tes pramusim MotoGP 2026 dimulai. Pebalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, beraksi dalam sesi practice MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Internasional Mandalika di Mandalika, Nusa Tenggara Barat pada 3 Oktober 2025. (Foto oleh Sonny TUMBELAKA / AFP) Ketika ditanya kapan Marquez akan kembali menunggangi motor, Martinez menjawab hal itu tergantung keputusan tim medis. “Itu lebih tergantung pada dokter, yang pasti, kami sadar ini cedera serius yang butuh kesabaran. Begitu dokter memberi lampu hijau, dia akan langsung naik motor lagi,” kata Martinez. “Dia terus berusaha setiap hari untuk memperbaiki kondisinya, dan saya pikir dalam waktu dekat dia akan kembali menunggangi motor,” lanjutnya. Sebelumnya, petugas medis MotoGP, Dr. Angel Charte, menilai keputusan Marquez mengakhiri musim lebih awal merupakan langkah tepat. Sejumlah marshal mendorong sepeda motor rider Ducati Lenovo Marc Marquez usai terjatuh dalam sesi practice MotoGP Indonesia 2025 di tikungan 11 Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (3/10/2025). Pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, menjadi yang tercepat dalam sesi tersebut dengan catatan waktu tercepat satu menit 29,240 detik, sementara pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP Fermin Aldeguer berada di peringkat dua dengan cacatan waktu 0,408 detik lebih lambat dari Bezzecchi. ANTARAFOTO/Aditya Pradana Putra/YU Pasalnya berkaca pada cedera pada 2020 silam, memaksakan diri kembali terlalu cepat justru bisa memperburuk kondisinya dan mengancam karier. Cedera bahu kanan ini dialami hanya sepekan setelah Marquez merebut gelar juara dunia MotoGP ketujuhnya dan yang pertama dalam enam tahun terakhir. Beruntung, cedera tersebut tidak memperparah kondisi tulang humerusnya yang pernah patah akibat kecelakaan lima tahun lalu. Untuk dua seri terakhir musim ini di Portugal dan Valencia, posisi Marquez akan digantikan oleh bintang Ducati World Superbike, Nicolo Bulega. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.