Di balik wacana konversi motor bensin ke motor listrik yang semakin marak, terdapat tantangan teknis yang tidak sederhana, terutama dalam hal pemasangan komponen utama pada rangka kendaraan. Salah satu yang paling krusial adalah proses custom mounting atau penyesuaian dudukan komponen listrik pada motor yang sebelumnya dirancang untuk mesin berbahan bakar. Menurut Wahyu Budhi, Training Analyst dan Technical Analyst di PT Wahana Makmur Sejati (WMS), setiap motor memiliki desain rangka yang berbeda, sehingga tidak ada satu standar dudukan komponen yang bisa digunakan untuk semua tipe kendaraan. "Setiap rangka motor memiliki ruang yang berbeda-beda, sehingga dudukan komponen seperti motor listrik dan baterai sering kali harus dibuat secara kustom. Ini yang menjadi salah satu tantangan utama dalam proses konversi," ujar Wahyu kepada Kompas.com, Kamis (2/4/2026). Ia menjelaskan, proses custom mounting tidak hanya sekadar memasang komponen agar muat di dalam rangka, tetapi juga harus mempertimbangkan aspek distribusi beban, keseimbangan kendaraan, serta keamanan saat digunakan di jalan. Pemasangan baterai, misalnya, harus dilakukan dengan sangat presisi. Posisi yang tidak tepat bisa memengaruhi titik gravitasi kendaraan, yang pada akhirnya berdampak pada stabilitas saat berkendara, terutama ketika melaju di kecepatan tinggi atau saat bermanuver. tes Dyno untuk mengukur kecepatan motor listrik konversi Selain itu, dudukan motor listrik juga harus mampu menahan getaran serta beban torsi yang dihasilkan. Jika tidak dirancang dengan baik, risiko kerusakan pada rangka maupun komponen bisa meningkat. Wahyu menambahkan, proses custom mounting juga berdampak pada waktu pengerjaan dan biaya konversi. Semakin kompleks desain rangka, semakin besar pula usaha yang dibutuhkan untuk menyesuaikan dudukan komponen. Sebelumnya, wacana konversi ini merupakan dorongan pemerintah dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menekankan pentingnya penguatan ekosistem kendaraan listrik, termasuk kesiapan bengkel dan sumber daya manusia yang kompeten. Dengan berbagai tantangan tersebut, Wahyu menilai bahwa custom mounting menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan konversi motor listrik. Tanpa perencanaan dan pengerjaan yang tepat, hasil konversi berpotensi tidak optimal, baik dari sisi performa maupun keamanan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang