Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengoperasikan ETLE Drone di Jakarta. Tilang elektronik yang memanfaatkan perangkat drone itu akan mengawasi pelanggaran ganjil genap di Jakarta. Di sini lokasinya.Kasubdit Dakgar Ditgakkum Kombes Pol Dwi Sumrahadi Rakhmanto mengatakan pengawasan difokuskan pada ruas-ruas strategis dengan tingkat kepadatan tinggi yang termasuk dalam koridor ganjil genap di Jakarta."Ada beberapa ruas jalan seperti Jalan HR Rasuna Said, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan MT Haryono," kata Dwi dikutip situs resmi Korlantas Polri. Menurutnya, drone yang digunakan untuk perangkat ETLE ini dilengkapi kamera beresolusi tinggi. Perangkat itu mampu merekam pergerakan kendaraan dan mengidentifikasi pelat nomor secara jelas."Drone juga mampu mendeteksi pelanggaran ganjil genap berdasarkan kesesuaian angka pelat nomor dengan hari dan tanggal pemberlakuan," ujar Dwi.Pelanggaran yang terekam akan terintegrasi ke dalam sistem ETLE nasional. Jika terdeteksi melanggar, maka selanjutnya petugas akan melakukan identifikasi kendaraan, verifikasi dan penerbitan surat konfirmasih pelanggaran secara elektronik kepada pemilik kendaraan."Rekaman elektronik tersebut menjadi alat bukti yang sah, sehingga diharapkan dapat mewujudkan keamanan, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas," kata Dwi.ETLE Drone akan mengawasi pelanggaran ganjil genap. Aturan ganjil genap mengacu pada Pasal 106 ayat (4) huruf a Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang mewajibkan pengemudi mematuhi rambu dan marka jalan. Selain itu, Pasal 287 ayat (1) UU yang sama mengatur sanksi pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda maksimal Rp 500 ribu bagi pelanggar rambu lalu lintas.Penerapan kebijakan ganjil genap di DKI Jakarta juga berlandaskan Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2019 tentang perubahan atas Pergub Nomor 155 Tahun 2018.Sistem tilang elektronik yang memanfaatkan ruang udara ini digunakan untuk merekam pelanggaran lalu lintas secara real time dan objektif. Menurut Kakorlantas Polri Irjen pol Agus Suryonugroho, penerapan ETLE Drone menjadi bagian dari komitmen menghadirkan sistem pengawasan lalu lintas yang modern, adaptif, dan berorientasi pada keselamatan.