Kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan membuat sebagian pemilik kendaraan mulai lebih selektif dalam mengeluarkan biaya perawatan kendaraan. Salah satu perilaku yang mulai terlihat adalah menunda penggantian beberapa komponen yang dianggap belum mendesak, terutama suku cadang yang berkaitan dengan perawatan berkala. Direktur Astra Otoparts Sophie Handili mengatakan, memang terdapat kecenderungan konsumen untuk menunda penggantian spare part tertentu yang masih bisa ditoleransi penggunaannya. "Memang ada kecenderungan pelanggan untuk menunda penggantian spare parts yang masih bisa ditunda seperti untuk perawatan kendaraan," kata Sophie kepada Kompas.com, Selasa (2/6/2026). Meski demikian, perilaku tersebut tidak berlaku untuk komponen yang berkaitan dengan keselamatan maupun kebutuhan darurat. Komponen Keselamatan Prioritas Menurut Sophie, konsumen tetap melakukan penggantian untuk spare part yang sifatnya mendesak, seperti aki maupun komponen pengereman. Sebab, kerusakan pada komponen tersebut dapat langsung memengaruhi kenyamanan dan keselamatan berkendara. "Tetapi untuk spare parts perbaikan dan penggantian emergency seperti aki dan yang mempengaruhi faktor keselamatan seperti brake, tidak ada perubahan perilaku dari pelanggan," ujar Sophie. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun konsumen lebih berhati-hati dalam membelanjakan uangnya, faktor keselamatan masih menjadi prioritas utama dalam perawatan kendaraan. Ilustrasi bengkel motor yang menyediakan berbagai jenis ban motor Pilih Produk Terpercaya Di tengah kondisi pasar saat ini, Sophie melihat konsumen cenderung mencari produk yang memiliki kualitas terjamin namun tetap menawarkan harga yang kompetitif. Dengan kata lain, konsumen tidak semata-mata memilih produk paling murah, melainkan mencari keseimbangan antara kualitas dan harga. "Dan dalam kondisi seperti saat ini, pelanggan cenderung memilih produk yang bisa dipercaya dan harga yang terjangkau," kata Sophie. Menurut dia, kecenderungan tersebut turut mendukung kinerja Astra Otoparts di pasar aftermarket. Meski terdapat tren penundaan penggantian beberapa komponen perawatan, Sophie mengatakan penjualan aftermarket Astra Otoparts masih menunjukkan pertumbuhan hingga April 2026. Sayangnya Astra Otoparts tidak merinci angka pertumbuhan tersebut. Kendati demikian, kondisi ini mengindikasikan bahwa kebutuhan perawatan dan perbaikan kendaraan tetap ada, terutama untuk komponen yang berkaitan dengan keandalan dan keselamatan. Karena itu, di tengah tekanan daya beli masyarakat dan kenaikan biaya operasional kendaraan, konsumen dinilai semakin rasional dalam menentukan prioritas pengeluaran. Penggantian komponen yang sifatnya preventif memang bisa ditunda, tetapi untuk spare part yang berkaitan dengan keselamatan dan mobilitas harian, pemilik kendaraan tetap memilih untuk melakukan penggantian sesuai kebutuhan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang