Pemerintah memastikan hingga akhir tahun 2026, harga BBM subsidi dipastikan tidak akan mengalami kenaikan. Adapun BBM subsidi yang dimaksud dalam kebijakan ini adalah Pertalite dengan kadar oktan (RON 90) dan Biosolar dengan cetane number (CN 48). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan harga BBM subsidi bisa dipertahankan hingga Desember 2026 “Itu masih dikaji. Setelah pengkajian selesai, pasti akan segera disampaikan ke publik,” ujar Airlangga dalam konferensi pers Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang disiarkan daring, Senin (6/4/2026). Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU COCO Jalan Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (31/3/2026). Pemerintah menegaskan bahwa harga BBM subsidi maupun nonsubsidi tidak akan mengalami kenaikan dan memastikan pasokan BBM nasional dalam kondisi aman dan tersedia. Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menyebutkan bahwa kondisi fiskal pemerintah masih cukup kuat untuk menjaga stabilitas harga energi dalam negeri. Bahkan, pemerintah telah menyiapkan bantalan anggaran yang besar untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, di tengah dinamika harga minyak dunia. “Jadi ingin menegaskan lagi bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan naik sampai akhir tahun dan anggaran saya cukup,” ujar Purbaya, pada kesempatan yang sama. Penggunaan Biosolar B20 di SPBU Pertamina “Kalau kepepet gimana misalnya harganya lebih tinggi lagi? Enggak terkendali misalnya. Selama suplainya ada, kita masih punya bantalan uang sebesar Rp 420 triliun yang sekarang dalam bentuk Sisa Anggaran Lebih atau SAL, kalau kepepet itu masih bisa dipakai,” kata dia. Pernyataan tersebut sekaligus menjawab kekhawatiran publik soal potensi kenaikan harga BBM subsidi di tengah fluktuasi harga minyak global. Pemerintah menilai, peluang harga minyak dunia bertahan tinggi dalam jangka panjang relatif kecil, sehingga tekanan terhadap anggaran negara masih dapat dikendalikan. “Tapi rasanya sih kita ke sana masih jauh karena harga minyak kecil peluangnya bertahan di atas 100 dolar AS untuk waktu yang berkepanjangan dan kalau kita lihat politiknya di Amerika Serikat seperti apa. Jadi itu saya ingin tegaskan lagi masyarakat enggak usah khawatir,” ucap Purbaya. Ilustrasi SPBU Pertamina. Harga BBM April 2026. Harga BBM per 1 April 2026. Harga BBM mulai 1 April 2026. Berikut ini daftar harga BBM Pertamina pada April 2026: Pertalite (RON 90): Rp 10.000 per liter - Biosolar (CN 48): Rp 6.800 per liter BBM Non-Subsidi:- Pertamax: Rp 12.300 per liter- Pertamax Turbo: Rp 13.100 per liter- Pertamax Green: Rp 12.900 per liter- Dexlite: Rp 14.200 per liter- Pertamina Dex: Rp 14.500 per liter KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang