Beredar video di media sosial yang memperlihatkan struk pembelian BBM Pertamina jenis Pertalite. Konsumen tersebut mempertanyakan soal harga asli Pertalite. Pada video yang diunggah ulang oleh akun Instagram @cobisnis, terlihat struk pembelian berasal dari SPBU Tol Jakarta-Merak. Pada lembar struk tertulis harga Pertalite non-subsidi sebesar Rp 16.088. Harga tersebut kemudian disubsidi oleh pemerintah sebesar Rp 6.088. Sehingga, masyarakat hanya perlu membayar Rp 10.000 per liter. Kenaikan harga BBM Non-subsidi tapi Tahan Pertamax dan Pertalite Perekam video tersebut mempertanyakan mengapa harga Pertalite non-subsidi lebih tinggi dari Pertamax. Saat ini, Pertamax yang disebut-sebut sebagai BBM non-subsidi dibanderol Rp 12.300 per liter. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan, harga Pertamax saat ini Rp 12.300 per liter adalah bukan harga keekonomian yang riil atau mengacu harga pasar. "Melainkan adalah harga terakhir yang berdasarkan kebijakan dan kordinasi pemerintah dengan Pertamina. Maka per 1 April, harga Pertamax tersebut tidak dilakukan penyesuaian harga dan masih tetap menggunakan harga Rp 12.300 per liter," ujar Roberth, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (7/5/2026). Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax dan pertalite di SPBU Asaya, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (27/2/2025). Kementerian ESDM akan membentuk tim untuk memberi kepastian spesifikasi bahan bakar minyak (BBM) sebagai respons kekhawatiran masyarakat terkait beredarnya Pertalite (RON 90) yang dioplos menjadi Pertamax (RON 92). Roberth menambahkan, istilah gampang yang bisa disubsidi pakainya. Sebab, Pertamax adalah BBM non-subsidi. "Tepatnya adalah selisih antara harga keekonomian atau harga pasar versus harga jual di SPBU ditanggung sementara oleh pemerintah," kata Roberth. "Hal ini untuk tetap menjaga daya beli dan tetap berputarnya roda ekonomi masyarakat," ujarnya. Mobil sedang mengisi bensin subsidi. Namun, Roberth tidak menjawab ketika ditanya berapa harga asli dari Pertamax. Dia hanya menyebutkan bahwa jenis BBM Pertamina lainnya memiliki selisih harga yang tidak jauh berbeda. "Yang pasti (harga Pertamax) di atas itu. Logikanya begini, Pertamax, Pertamax Green, Pertamax Turbo, itu kan RON 92, 95, 98, yaa tipis-tipis lah beda harganya," katanya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang