Dua koridor Biskita Trans Pakuan di Kota Bogor direncanakan akan beroperasi tanpa subsidi, sehingga menggunakan skema mandiri. Koridor tersebut adalah Koridor 3 dan Koridor 4 yang rencanannya sedang dimatangkan untuk beroperasi. Dua koridor tersebut melengkapi empat koridor layanan Biskita yang saat ini tengah beroperasi di Bogor. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan, tarif untuk dua koridor tanpa subsidi ini diperkirakan berkisar antara Rp 6.000 hingga Rp 7.000 per perjalanan, lebih tinggi dari tarif bersubsidi normal yang biasanya sekitar Rp 4.000. "Jadi banyak nanti hal-hal yang harus dibahas. Kenapa? Karena kalau mandiri berarti non-subsidi. Kalau non-subsidi ini pasti ada penyesuaian tarif. Tadi juga kita bahas, kira-kira willingness to pay-nya atau tarifnya berapa. Tarifnya masih terjangkau, kurang lebih antara Rp 6.000 sampai Rp 7.000. Jadi artinya yang mandiri Rp 6.000-Rp 7.000. Kalau yang subsidi masih sekitar Rp4.000," ujarnya dikutip dari keterangan resmi, Kamis (9/7/2026). Rencana Dua Rute Baru Dedie mengatakan, nantinya bila dua rute baru tersebut telah beroperasi totalnya ada enam koridor Biskita Transpakuan. Enam koridor tesrebut membutuhkan sebanyak 68 hingga 69 unit bus. Saat ini, jumlah bus yang tersedia baru 49 unit dan akan ditambah 19 unit untuk memenuhi kebutuhan seluruh koridor. "Nantinya, dua koridor baru tersebut akan dioperasikan secara mandiri tanpa subsidi, namun tetap dengan tarif yang representatif dan terjangkau, sehingga tidak memberatkan masyarakat, meski terdapat sedikit perbedaan dibandingkan koridor yang disubsidi," katanya. BisKita terlihat beroperasi di kota Bogor, Selasa (13/1/2026). Layanan Biskita Transpakuan Saat ini layanan Biskita Transpakuan beroperasi dengan empat koridor. Koridor 1 melayani rute Bubulak - Cidangiang, Koridor 2 melayani rute Bubulak - Ciawi, Koridor 5 melayani rute Ciparigi - Stasiun Bogor, dan Koridor 6 melayani rute Parung Banteng - Stasiun Bogor. Sementara itu, yang sedang disiapkan adalah Koridor 3 yang melayani rute Bubulak-Sukasari dan Koridor 4 melayani Ciawi-Ciparigi via Jalan Pajajaran.