Dua koridor Biskita Trans Pakuan di Kota Bogor direncanakan akan beroperasi melayani Kota Hujan. Rute tersebut adalah Koridor 3 dan Koridor 4 yang rencananya sedang dimatangkan untuk beroperasi. Dua koridor itu akan melengkapi empat koridor layanan Biskita yang saat ini tengah beroperasi di Kota Bogor. Rute Baru Saat ini layanan Biskita Transpakuan beroperasi dengan empat koridor. Koridor 1 melayani rute Bubulak - Cidangiang, Koridor 2 melayani rute Bubulak - Ciawi, Koridor 5 melayani rute Ciparigi - Stasiun Bogor, dan Koridor 6 melayani rute Parung Banteng - Stasiun Bogor. BisKita di Terminal Bubulak, Bogor, Selasa (13/1/2026). Sementara itu, yang sedang disiapkan adalah Koridor 3 yang melayani rute Bubulak-Sukasari dan Koridor 4 melayani Ciawi-Ciparigi via Jalan Pajajaran. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan, Kedua rute baru itu akan beroperasi tanpa subsidi, sehingga menggunakan skema mandiri. "Nantinya, dua koridor baru tersebut akan dioperasikan secara mandiri tanpa subsidi, namun tetap dengan tarif yang representatif dan terjangkau, sehingga tidak memberatkan masyarakat, meski terdapat sedikit perbedaan dibandingkan koridor yang disubsidi," katanya dikutip dari keterangan resmi, Selasa (14/7/2026). Tarif lebih mahal Lantaran tanpa subsidi, Dedie mengatakan, tarif untuk dua koridor tersebut diperkirakan berkisar antara Rp 6.000 hingga Rp 7.000 per perjalanan, lebih tinggi dari tarif bersubsidi normal yang biasanya sekitar Rp 4.000. "Jadi banyak nanti hal-hal yang harus dibahas. Kenapa? Karena kalau mandiri berarti non-subsidi. Kalau non-subsidi ini pasti ada penyesuaian tarif. Tadi juga kita bahas, kira-kira willingness to pay-nya atau tarifnya berapa. Tarifnya masih terjangkau, kurang lebih antara Rp 6.000 sampai Rp 7.000. Jadi artinya yang mandiri Rp 6.000-Rp 7.000. Kalau yang subsidi masih sekitar Rp4.000," katanya. Sementara itu, nantinya bila dua rute baru tersebut telah beroperasi totalnya ada enam koridor Biskita Transpakuan. Enam koridor tersebut membutuhkan sebanyak 68 hingga 69 unit bus. Saat ini, jumlah bus yang tersedia baru 49 unit dan akan ditambah 19 unit untuk memenuhi kebutuhan seluruh koridor.