Kembali berhentinya layanan Biskita Trans Pakuan di Kota Bogor menimbulkan sejumlah reaksi dari masyarakat. Banyak tanggapan yang mengatakan jika berhentinya layanan bus terlalu tiba-tiba, sebab tidak ada info sebelumnya dari jauh-jauh hari. Tidak sedikit juga warga yang sudah terlanjur menunggu di halte baru mengetahui informasi jika bus berhenti beroperasi sejak 1 Januari 2026. Misalnya Mentari, salah satu pengguna Biskita Trans Pakuan Bogor yang merasa kecewa karena baru mengetahui saat hendak berangkat kerja. "Kecewa sekali saat tahu Biskita tiba-tiba berhenti beroperasi dan tidak jelas sampai kapan. Apalagi saya baru tahu tadi pagi saat berangkat kerja dan posisinya sudah di halte. Lalu saat buka aplikasi Mitra Darat ada notif Biskita tidak beroperasi. Saya jadi kesulitan untuk berangkat kerja," katanya kepada Kompas.com, Jumat (2/1/2026). Lantaran tidak ada Biskita, Mentari terpaksa menggunakan angkutan umum sebanyak dua kali untuk ke tempat kerjanya. Hal ini tentu membuatnya harus mengeluarkan ongkos lebih. "Jadi naik angkot dua kali, biasanya naik Biskita saja. Pengeluaran untuk transport jadi double dan spare waktu juga lebih banyak karna angkot sering ngetem," katanya. Kemudian, wanita yang langganan Biskita rute K1 (Bubulak - Cidangiang) itu berharap semoga bus andalan masyarakat Bogor itu bisa beroperasi lagi dalam waktu dekat dan ongkosnya tidak naik. Notifikasi Biskita Transpakuan Bogor Hal senada juga dirasakan oleh Amelia sebagai salah satu pengguna Biskita Trans Pakuan Bogor. "Saya tidak tahu kenapa alasan tiba-tiba berhenti beroperasi, tapi awalanya saya kira sementara untuk di tgl 1 Januari 2026, tapi ternyata hari ini juga tidak ada di terminal Bubulak. Baru dapat info dari sosmed kalau tidak beroperasi sampai waktu yang belum ditentukan," katanya kepada Kompas.com. Menurut Amelia, Biskita sangat membantu warga Bogor untuk bepergian bagi warga area Kabupaten ke Kota Bogor atau sebaliknya. Dirinya berharap semoga Biskita cepat beroperasi lagi karena sangat penting. "Biskita sangat diperlukan warga Bogor dan luar Bogor yang berwisata ke Kota Bogor. Bus ini punya jalur yang jelas dan tercantum di aplikasi. Kalau menggunakan angkot, jalurnya banyak, bikin bingung," katanya. Biskita Trans Pakuan Kota Bogor kembali beroperasi setelah sempat berhenti sejak awal Januari 2025. Nisa, salah satu pengguna Biskita Trans Pakuan Bogor rute Bubulak - Ciawi mengatakan baru tahu info ini dari warga sekitar. "Agak bingung sebenarnya, sebab tidak dapat informasi sama sekali kalau Biskita sedang berhenti operasional sementara. Tadi juga saya sudah jalan dari stasiun Bogor ke halte terdekat, sampai sana malah dapat info dari bapak-bapak pedagang di sana, katanya Biskita tidak ada," katanya kepada Kompas.com. Wanita yang menggunakan Biskita untuk menghubungkan ke stasiun Bogor itu juga mengatakan, seharunya ada informasi yang jelas agar penumpang bisa milih alternatif kendaraan lainnya. Sebab untuk menuju halte Biskita harus menempuh jarak yang jauh. "Lumayan jauh jalan ke halte Biskita dari stasiun Bogor, apalagi kalau musim liburan seperti ini bawa keluarga. Ada orang tua dan anak-anak juga. Sampai halte baru tahu kalau busnya tidak ada," katanya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang