Banjir masih mengganggu arus lalu lintas di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, hingga Kamis (22/1/2026) malam. Genangan air yang muncul di salah satu titik krusial membuat laju kendaraan melambat, terutama pada jam-jam sibuk. Salah satu titik genangan berada di depan Gedung Wika, arah Utara, yang selama ini menjadi salah satu akses utama penghubung kawasan Cawang, Cililitan, hingga Rawamangun. Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, menyampaikan bahwa kondisi jalan masih bisa dilalui meski dengan keterbatasan. Genangan air setinggi 20-30 cm di depan Kemhan/terowongan Halim Lama arah Uki Cawang Jakarta Timur, Selasa (18/11/2025) sore. “Untuk arus lalu lintas bisa dilintasi dua lajur,” kata Robby, kepada Kompas.com, Kamis (22/1/2026). Ia menambahkan, kendaraan roda empat maupun sepeda motor tetap dapat melintas, tapi dengan catatan. “Untuk kendaraan roda empat dan sepeda motor juga masih bisa. Namun mengambil ruas jalan sisi paling kanan,” ucap Robby. Banjir di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Kamis (22/1/2026) Meski belum ditutup total, genangan di DI Panjaitan membuat antrean kendaraan mengular, khususnya di sekitar Cawang UKI. Untuk menghindari terjebak macet, pengendara dari arah Cililitan yang hendak menuju Rawamangun atau Kebon Nanas disarankan mempertimbangkan beberapa rute alternatif. Salah satu jalur yang bisa dipilih adalah melalui Jalan Mayjen Sutoyo menuju Jalan MT Haryono, lalu berbelok ke arah Jalan Pramuka untuk masuk ke kawasan Rawamangun. Motor Masuk ke jalan lawan arah atau Jalur Jalan DI Panjaitan dari Pulogaung ke Ciliitan, lantaran jalur sebaliknya tergenang banjir, Kamis (22/1/2026). Alternatif lain, pengendara dapat memutar lebih awal dari Cililitan ke Jalan Otista, kemudian melanjutkan perjalanan ke Jalan Matraman Raya sebelum masuk ke Rawamangun. Bagi pengendara sepeda motor, jalur dalam kawasan permukiman seperti Jalan Dewi Sartika – Jalan Jatinegara Timur juga bisa menjadi opsi, meski perlu ekstra hati-hati karena kepadatan lokal. Polisi mengimbau pengendara untuk terus memantau kondisi lalu lintas terkini dan menyesuaikan rute perjalanan, terutama selama hujan masih berpotensi turun. Dengan memilih jalur alternatif dan menghindari titik genangan di Jalan DI Panjaitan, diharapkan perjalanan tetap lebih lancar dan risiko terjebak kemacetan panjang dapat diminimalisasi. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang