Sebagai langkah comeback ke segmen mobil penumpang, PT Sokonindo Automobile langsung meluncurkan produk elektrifikasi dengan teknologi plug-in hybrid (PHEV) melalui DFSK E5 Plus. Hadir sebagai mobil keluarga dengan konfigurasi tujuh penumpang, DFSK E5 Plus tak sekadar menambah pilihan bagi masyarakat, tetapi juga meramaikan persaingan, khususnya di segmen SUV PHEV 7-seater. Menariknya, E5 Plus PHEV yang saat ini sudah resmi dipasarkan ternyata baru menjadi langkah awal. Pasalnya, selain bakal memasarkan varian dengan harga lebih kompetitif tahun depan, DFSK juga bersiap menghadirkan versi listrik murni atau battery electric vehicle (BEV). Ilustrasi persentase baterai DFSK E5 Plus Hal ini dijelaskan Cing Hok Rifin, Director Sales Center PT Sokonindo Automobile yang mengatakan tidak menutup kemungkinan untuk memasarkan E5 Plus versi BEV pada masa mendatang. "Tak lepas ke depannya model yang ini (E5 Plus) juga akan ada BEV-nya, namun memang sedikit butuh waktu ya," kata Cing Hok. Menurutnya, penjualan EV secara nasional saat ini hampir mencapai 560.000 unit dan jumlah tersebut juga terus bertambah. Namun, di sisi lain, perkembangan adopsi kendaraan listrik belum sepenuhnya diimbangi dengan kesiapan infrastruktur. Salah satu aspek mendasar yang menjadi perhatian adalah ketersediaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). DFSK E5 Plus Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, DFSK untuk tahap awal lebih memilih memasarkan produk mobil penumpang dengan teknologi PHEV, sembari kembali memperkuat jaringan dilernya. "Kita tahu infrastruktur masih susah, jadi untuk awal ini kami perkenalkan PHEV dulu yang pertama," ucapnya.