DFSK memulai langkah baru di pasar elektrifikasi Indonesia melalui E5 Plus, SUV plug-in hybrid (PHEV) tujuh penumpang yang kini telah mengantongi lebih dari 500 pemesanan sejak diluncurkan. SUV keluarga ini hadir membawa sejumlah teknologi dan fitur yang ditujukan untuk menunjang kebutuhan konsumen. Dari sisi harga, DFSK E5 Plus juga ditawarkan dengan banderol kompetitif untuk bersaing dengan sejumlah rival yang telah lebih dulu hadir di Indonesia. Tak heran, sejak resmi meluncur pada Juli 2026, DFSK E5 Plus diklaim mendapat respons positif dari pasar. Hal tersebut tercermin dari jumlah pemesanan yang telah dikantongi. “Dari sisi penjualan, sejak diluncurkan sampai saat ini, E5 Plus sudah mengantongi lebih dari 500 unit pemesanan,” ucap Cing Hok Rifin, Director Sales Center PT Sokonindo Automobile, di sela-sela media test drive E5 Plus rute Jakarta-Bali, Selasa (22/9/2026). DFSK E5 Plus PHEV Rifin mengatakan, pencapaian tersebut telah dimulai sejak periode pre-booking, kemudian berlanjut ke press launch, GIIAS 2026, hingga peluncuran regional di sejumlah kota seperti Palembang, Medan, Bandung, dan Bali. Selain itu, DFSK juga berencana meluncurkan SUV PHEV tersebut di Batam dalam waktu dekat. Harga Kembali Normal DFSK E5 Plus pertama kali diperkenalkan di Indonesia melalui ajang GIIAS 2026. Saat itu, SUV PHEV tujuh penumpang tersebut ditawarkan dengan harga khusus Rp 479 juta. Namun, setelah periode harga khusus GIIAS berakhir, harga DFSK E5 Plus kini kembali ke banderol normal, yakni Rp 499 juta on the road (OTR) Jakarta. Rifin menjelaskan, perubahan harga tersebut bukan merupakan kenaikan secara tiba-tiba, melainkan karena berakhirnya periode harga khusus yang diberikan selama GIIAS 2026. “Jadi untuk harga sebenarnya E5 Plus saat GIIAS kemarin kami hadirkan dengan harga khusus, Rp 479 juta. Setelah periode itu selesai (GIIAS), kembali ke harga normal di Rp 499 juta,” ujarnya. DFSK E5 Plus Jakarta-Bali “Jadi bukan kenaikan harga yang tiba-tiba ya,” katanya.