Menjadi produk awal yang menandai kembalinya DFSK ke segmen mobil penumpang, E5 Plus sebagai SUV PHEV keluarga memiliki sejumlah modal menarik untuk berkompetisi. Tak sekadar mengandalkan desain yang memadukan kesan futuristis dan elegan, teknologi serta fitur yang disajikan juga tak kalah dari para kompetitornya, seperti Wuling Eksion PHEV dan Chery Tiggo 8 CSH. Meski sama-sama menawarkan teknologi PHEV dengan keunggulan berupa efisiensi bahan bakar dan emisi yang lebih rendah, ternyata ada beberapa fitur pada DFSK E5 Plus yang tidak dimiliki rivalnya. Lantas, apa saja fitur yang ditawarkan? Parkir Otomatis Pertama, ada fitur pintar yang dapat membantu pengendara memarkirkan mobil secara otomatis, yakni Automatic Parking Assist (APA). DFSK E5 Plus Jakara-Bali Cara kerjanya, sistem dapat mendeteksi ruang parkir yang tersedia dan mengatur manuver agar mobil berhenti pada posisi yang tepat tanpa pengendara harus repot mengendalikan kemudi dan pedal gas. Pengemudi cukup memantau proses parkir otomatis melalui tampilan kamera 360 derajat pada layar berukuran 15,6 inci. APA bekerja dengan mendeteksi ruang parkir melalui sensor sonar dan kamera 360 derajat. Namun, dalam pelaksanaannya, fitur ini tetap membutuhkan beberapa langkah dan peran pengendara. Setelah menemukan atau mendeteksi ruang parkir yang tersedia, pengemudi cukup mengaktifkan fitur APA melalui menu kamera 360 derajat. Selanjutnya, sistem akan merespons dan menjalankan fungsi parkir otomatis. Suspensi FSD Diciptakan sebagai SUV keluarga, DFSK E5 Plus juga dibekali sistem suspensi yang dirancang untuk memberikan kenyamanan, baik saat digunakan untuk mobilitas di perkotaan maupun menempuh perjalanan jarak jauh. DFSK E5 Plus Salah satunya melalui penerapan Frequency Selective Damping (FSD) pada sistem suspensi depan dan belakang. Teknologi ini diklaim dapat memberikan keseimbangan antara stabilitas dan kenyamanan selama perjalanan. Teknologi FSD bekerja dengan menyesuaikan karakter peredaman berdasarkan frekuensi getaran yang diterima. Singkatnya, sistem ini dapat beradaptasi dengan kondisi jalan yang dilalui sehingga respons peredaman yang diberikan berbeda, tergantung pada karakter permukaan jalan. "FSD diatur secara mekanis, bukan elektrik seperti air suspension. Katup absorber bukan hanya dapat membuka dan menutup jalur oli suspensi, tetapi juga bisa membesar dan mengecil sesuai dengan jalan yang dilewati," ujar Product Expert PT Sokonindo Automobile, Ichsan Aria Putra, beberapa hari lalu. Interior DFSK E5 Plus Kenyamanan lain yang ditonjolkan adalah konfigurasi jok captain seat pada baris kedua. Tak hanya memberikan ruang personal bagi penumpang, konfigurasi ini juga memudahkan akses menuju baris ketiga. Mode EV Tembus 140 Km Sebagai sebuah PHEV, E5 Plus memiliki kapasitas baterai yang cukup besar, yakni 25 kWh dengan kimia lithium iron phosphate (LFP).