Membeli mobil bekas dengan usia di atas lima hingga sepuluh tahun menjadi salah satu alternatif rasional bagi konsumen yang menginginkan kendaraan dengan harga terjangkau. Pilihannya di pasar pun sangat beragam, khususnya untuk merek-merek asal Jepang. Mulai dari sedan lama, Low Multi-Purpose Vehicle (LMPV) generasi awal, hingga mobil Low Cost Green Car (LCGC) keluaran awal. Meski demikian, mengingat usianya yang tak lagi muda, kendaraan tua memerlukan perhatian serta perawatan ekstra. Ada beberapa titik krusial yang umumnya menjadi langganan masalah. Bengkel umum Budi, pemilik bengkel Syafiq Auto Garage di Bogor, mengungkapkan bahwa kendala pada mobil tua merek Jepang sejatinya masih tergolong wajar dan mudah ditangani selama suku cadang serta dana perawatan tersedia. Sektor Mesin dan Sistem Pendingin Menurut Budi, bagian utama yang paling sering mengalami gangguan pada mobil berusia di atas lima tahun berada di sektor dapur pacu, terutama pada komponen sistem pendinginan (cooling system). “Paling kendalanya di sektor mesin. Masalah overheat masih sering ditemukan, lalu banyak komponen pipa dan selang yang mulai keropos atau getas,” ujar Budi kepada Kompas.com, belum lama ini. Komponen berbahan karet seperti selang radiator memiliki batas usia pakai teknis. Pengecekan dan penggantian perlu dilakukan secara berkala agar tidak memicu kebocoran air pendingin yang berujung pada temperatur mesin naik berlebihan. “Kalau selang memang ada batas usianya. Biasanya sekitar lima sampai enam tahun, walau kadang bisa lebih. Makanya perlu rutin dicek saat servis berkala,” lanjutnya. Masalah Kelistrikan Butuh Waktu Lebih Lama Selain komponen mekanis dan pendinginan, sektor kelistrikan juga menjadi tantangan tersendiri pada kendaraan yang usianya sudah cukup berumur. Berbeda dengan perbaikan mekanikal yang cenderung terlihat, perbaikan jalur kelistrikan membutuhkan penelusuran yang presisi. Bengkel umum “Sebenarnya kalau mobil seperti ini penanganannya mudah, asalkan ada barang dan dananya. Cuma kalau sudah kena bagian kelistrikan, proses pengerjaannya memang agak lama,” kata Budi. Budi menambahkan, perbaikan sektor kelistrikan biasanya makin rumit pada unit yang pernah mengalami insiden benturan keras atau bekas tabrakan. “Misalnya pada kasus mobil bekas tabrakan seperti Civic FD, urusan kelistrikannya memang agak pusing. Kabel-kabelnya harus diurut ulang dari awal dan beberapa sensor perlu diganti,” kata Budi. Untuk itu, bila Anda berencana meminang mobil tahun tua atau sudah memiliki mobil tua merek Jepang, ada baiknya untuk memeriksa bagian-bagian di atas. Bisa dimulai dengan sektor mesin, sistem pendinginan dan juga kelistrikan.