— Jepang merupakan negara dengan industri otomotif paling maju di dunia, tak hanya pada sektor mobil dan motor, tetapi juga pada komponen pendukung seperti pelek. Beberapa merek pelek aftermarket asal Jepang sudah mendunia karena kualitas material dan proses produksinya. Saking populernya, pelek buatan Jepang tak jarang memiliki tiruan yang beredar di pasaran. Christian, dari Toko Aurora Wheels Gallery di MGK Kemayoran, mengatakan, cara mudah membedakan pelek buatan Jepang asli atau palsu sebenarnya cukup mudah. Toko pelek Aurora Wheels Galery di MGK Kemayoran “Kalau Jepang pasti ada made in-nya, made in Japan,” ujarnya saat ditemui Kompas.com di Jakarta, Kamis (13/11/2025). “Ya lain juga begitu, Thailand juga sama, ada tulisan made in Thailand-nya,” tambahnya. Namun, untuk produk asal China, menurut dia, justru sering kali tidak mencantumkan keterangan asal. “Kadang tulisan China-nya aja nggak ada, polos begitu aja,” katanya. R T-spec memakai pelek dari Rays 20 inci dengan lapisan cat emas. Mobil juga didukung oleh rem keramik karbon yang bersumber dari GT-R Nismo. Salah satu merek pelek aftermarket Jepang yang terkenal yaitu Rays Engineering, produsen pelek legendaris dengan lini Volk Racing yang banyak digunakan di ajang balap profesional. Selain itu ada juga Enkei, yang dikenal sebagai pemasok resmi pelek untuk tim Formula 1. Lalu WedsSport dan Work Wheels yang populer di kalangan modifikator dan pecinta performa karena kuat dan ringan. Merek lain seperti SSR (Speed Star Racing) dan Advan Racing juga punya reputasi tinggi di dunia motorsport Jepang. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.