— Peredaran oli palsu masih menjadi persoalan yang merugikan konsumen kendaraan bermotor termasuk pemilik mobil. Meski sejumlah produsen sudah menambahkan berbagai fitur keamanan seperti QR Code, hologram pada tutup botol, hingga nomor batch di leher kemasan, nyatanya hal itu belum sepenuhnya efektif. Kebanyakan konsumen melakukan pengecekan setelah oli dibeli. Kondisi ini membuat oli palsu masih berpotensi lolos ke tangan pembeli, terutama jika dibeli secara online atau di toko yang kurang terpercaya. Ilustrasi ganti oli mobil Apin, pemilik toko Pelita Oil dan Pelita Motor di kawasan sentra mobil Blok M, Jakarta Selatan, mengatakan, buat konsumen awam, secara kasat mata sulit membedakan oli asli dan palsu hanya dari kemasan. “Orang bisa bikin sendiri kok. Itu kan bisa dicetak. Soal barcode-nya. Apalagi kalau sudah sampai tahap assembly dan packaging di kita,” ujar Apin kepada Kompas.com, di Jakarta, Selasa (4/11/2025). “Ya udah, itu gampang banget. Semua bisa dibuat, termasuk kemasannya. Mereka jualin juga, gitu loh,” lanjutnya. Pelumas oli mobil terbaru milik PT EMLI sudah dilengkapi fitur pengaman. Antisipasi bahaya oli palsu Menurut Apin, tak sedikit konsumen tertipu karena tergiur harga murah di platform daring. “Jadi kalau di online–online, biasanya ada saja konsumen yang kirim pesan, bilang, ‘Nih, ini harganya lebih murah.’ Begitu dikirim, ternyata palsu. Saya langsung tahu aja,” katanya. Ia menegaskan, hanya orang yang sudah berpengalaman di bidang pelumas yang bisa membedakan kemasan asli dan palsu. “Kalau dari tampilan, pemain yang tahu. Kalau orang biasa, ya sulit lah. Mereka kan cuma lihat dari kemasan, barcode, dan part number-nya,” ujarnya. Gudang penyimpanan oli palsu digerebek di Komplek Harmoni Warehouse di Jalan Pasar Melintang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang pada Rabu (19/2/2025). Seperti disebutkan, sebagai langkah pencegahan, sejumlah produsen pelumas kini memperkuat sistem pengaman pada produk yang dijual. Misalnya dengan menambahkan QR Code yang bisa dipindai untuk verifikasi keaslian langsung ke server resmi, tutup botol bersegel dengan hologram khusus yang berubah warna saat terkena cahaya, serta nomor batch unik di leher dan tutup botol yang bisa dicocokkan dengan data produksi. Selain itu, produsen juga bekerja sama dengan distributor resmi dan marketplace terpercaya agar konsumen lebih mudah memastikan sumber pembelian oli benar-benar terjamin keasliannya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.