Idealnya indikator baterai 100 persen berarti kapasitas baterai juga 100 persen sama seperti saat motor listrik baru dibeli. Padahal, anggapan tersebut kurang tepat. Seiring bertambahnya usia dan siklus pemakaian, kemampuan baterai lithium-ion untuk menyimpan energi akan menurun secara alami. Akibatnya, meski indikator tetap menunjukkan angka 100 persen setelah pengisian daya, jumlah energi yang tersimpan sebenarnya sudah tidak lagi sebesar ketika baterai masih baru. EV and RE Senior Researcher Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Ganesha Tri Chandrasa, mengatakan, indikator pada layar maupun pengisi daya yaitu untuk menunjukkan bahwa baterai telah mencapai batas tegangan pengisian. Bengkel motor listrik Dolland Motor Electric di Bekasi, Jawa Barat "Indikator 100 persen pada display atau charger menandakan bahwa baterai telah mencapai tegangan maksimumnya (misalnya 4,2 volt per sel)," kata Ganesha kepada Kompas.com, Senin (20/7/2026). "Bukan berarti energi yang tertampung sama banyaknya seperti saat baterai masih baru," jelasnya. Dengan kata lain, angka 100 persen hanya menunjukkan baterai telah terisi penuh berdasarkan kapasitas yang masih tersisa, bukan kapasitas awalnya. Sebagai contoh, ketika baru kapasitas baterai mencapai 100 persen. Namun, setelah digunakan selama bertahun-tahun, kapasitas maksimalnya bisa saja tinggal 85 persen. Saat diisi penuh, indikator tetap akan menunjukkan 100 persen, tetapi angka tersebut mengacu pada kapasitas yang tersisa, yakni 85 persen dari kondisi awal. Tiga motor listrik baru VinFast di Indonesia Penjelasan Menurut Ganesha, kondisi tersebut dapat dipahami melalui perumpamaan yang sederhana. "Analoginya seperti gelas. Baterai baru adalah gelas berkapasitas 500 ml, sedangkan baterai lama yang sudah terdegradasi ibarat gelas yang berkerak di bagian dalam sehingga volumenya menyusut menjadi 350 ml," katanya. "Saat diisi air hingga penuh (100 persen), keduanya sama-sama terisi penuh. Namun, air (energi) di dalam gelas yang sudah berkerak jauh lebih sedikit, sehingga lebih cepat habis saat digunakan," ujarnya. Artinya, menurut Ganesha, indikator baterai penuh bukan berarti kendaraan akan memiliki jarak tempuh yang sama seperti saat masih baru. Baterai motor listrik Karakteristik Seiring bertambahnya usia baterai, energi yang dapat disimpan akan terus berkurang sehingga waktu penggunaan maupun jarak tempuh kendaraan ikut menurun. Kondisi ini merupakan karakteristik normal baterai lithium-ion dan terjadi pada semua kendaraan listrik. Oleh karena itu, pemilik motor listrik tidak perlu khawatir ketika indikator tetap menunjukkan 100 persen, tetapi jarak tempuh mulai berkurang. Selama penurunannya berlangsung secara bertahap, kondisi tersebut masih tergolong wajar sebagai bagian dari proses penuaan baterai.