Baterai menjadi komponen utama pada motor listrik yang menentukan performa dan jarak tempuh kendaraan. Seiring pemakaian, kapasitas baterai akan terus menurun, terutama pada motor listrik yang masih menggunakan baterai Sealed Lead Acid (SLA). Lantas, apa yang membuat baterai motor listrik SLA lebih cepat mengalami penurunan performa? Alfian, pemilik bengkel motor listrik AD Service Solo, mengatakan usia pakai baterai SLA memang perlu menjadi perhatian, terutama jika motor sudah digunakan dalam waktu cukup lama. "Kalau sudah masa pakai satu setengah sampai dua tahun, kalau masih baterai SLA pasti baterainya mulai ngedrop," kata Alfian kepada Kompas.com, belum lama ini. Selain usia pakai, cara penggunaan juga sangat menentukan umur baterai SLA. Abdullah dari Dolland Motor Electric mengatakan, kesalahan penggunaan masih menjadi penyebab utama kerusakan baterai SLA. Baterai motor listrik Greentech, berjenis Sealed Lead Acid (SLA) tapi bisa di swap Menurutnya, banyak pengguna yang membiarkan baterai terkuras hingga benar-benar habis sebelum diisi ulang. Ia menjelaskan bahwa baterai SLA lebih rentan mengalami penurunan performa apabila terlalu sering digunakan sampai kapasitasnya habis total. "Kalau SLA itu kebanyakan rata-rata salah penggunaannya. Ya yang banyak menggunakan, di sepeda listrik. Kalau motor listrik memang masih ada sebagian yang pakai. Tapi rata-rata pemakaiannya itu dia over. Karena juga ada faktor dari motornya sendiri, indikator baterainya kurang akurat," katanya kepada Kompas.com. Menurut Abdul, indikator baterai pada beberapa kendaraan terkadang tidak menunjukkan kapasitas yang benar-benar akurat. Akibatnya, pengguna baru menyadari baterai hampir habis ketika tenaga kendaraan sudah menurun drastis atau bahkan mati mendadak. Kondisi tersebut membuat baterai SLA sering mengalami deep discharge, yaitu pengosongan daya hingga level yang sangat rendah. Jika terjadi berulang kali, komponen di dalam baterai bisa mengalami kerusakan dan kapasitasnya terus menurun. "Jadi rata-rata pengguna pakai ternyata tiba-tiba habis, gitu. Jadi kendalanya nanti ada yang selnya bengkak. Ada yang drop, tapi selnya masih bagus, tapi drop, gitu. Karena tadi sering dikuras habis, gitu," katanya. Karena itu, pemilik motor listrik dengan baterai SLA disarankan tidak menunggu baterai benar-benar habis sebelum melakukan pengisian daya. Pengisian ulang secara rutin, disertai pemeriksaan tegangan dan perawatan berkala, dapat membantu memperpanjang usia pakai baterai sekaligus menjaga performa motor listrik tetap optimal.