Charger sepeda motor listrik yang cepat panas bisa menjadi tanda bahwa perangkat tersebut perlu mendapat perhatian penggunanya. Selain kondisi komponen, kebersihan dan sirkulasi udara juga dapat memengaruhi suhu charger saat digunakan. Pemilik Bogor Battery Electric Motion (BEMo), Hernest, mengatakan, pengguna motor listrik perlu memperhatikan kebersihan adaptor atau charger. "Hati-hati ketika menaruh adapter. Charger itu ada adaptornya. Nah itu adaptornya pastikan tidak tergeletak di lantai yang berdebu. Sehingga kipas tadi tidak memutar dengan baik," kata Hernest, kepada Kompas.com, baru-baru ini. Kipas pada charger berfungsi membantu mendinginkan komponen yang ada di dalam perangkat, termasuk Metal-Oxide-Semiconductor Field-Effect Transistor (MOSFET). Ilustrasi mengecas motor listrik di SPKLU "Karena kipas itu kan tujuannya untuk memberikan pendinginan terhadap MOSFET ya. MOSFET atau sirkuit yang ada di dalam," katanya. Selain menjaga kebersihan bagian luar, kondisi soket juga perlu diperhatikan. Soket yang kotor, terkena air, atau berdebu dapat mengganggu proses pengisian daya. "Paling gampang ketika merawat charger, ya pasti apa namanya soket-soketnya itu ya sering diperhatikan. Kotor, kena air, kemudian berdebu. Di lubang anginnya berdebu," katanya. Untuk membersihkan bagian soket, pengguna dapat menggunakan cairan khusus pembersih kontak listrik atau contact cleaner. "Paling bagus dia semprotin contact cleaner. Bukan antikarat karena bentuknya mirip-mirip, tapi contact cleaner namanya. Nah itu untuk membersihkan soket-soket yang ada di charger maupun di perangkat yang menggunakan soket," ucapnya..Hal lain yang tidak kalah penting adalah memastikan charger digunakan di tempat dengan sirkulasi udara yang baik. "Kemudian yang bisa dilakukan adalah nge-charge-nya di tempat yang memiliki sirkulasi udara yang baik. Paling enggak kipas di dalam chargernya itu jangan sampai ketutupan, sehingga udaranya dia kejebak," katanya. Menurut dia, kondisi tersebut juga perlu diperhatikan ketika melakukan pengisian daya di tempat umum. Dengan menjaga kebersihan charger, memastikan soket tetap bersih, serta memberikan sirkulasi udara yang cukup, risiko charger motor listrik mengalami panas berlebih dapat diminimalkan.