Bahlil terlihat menggunakan mobil listrik sepulang dari kantor. Bahlil menyebut dengan menggunakan mobil listrik maka tak perlu antre di pom bensin.Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membagikan aktivitasnya saat pulang dari kantor. Dalam video yang diunggah akun Instagram Kementerian ESDM itu, Bahlil juga terlihat menggunakan mobil listrik sebagai salah satu langkah dalam penghematan energi. "Pakai mobil listrik biar tidak kata antre di pom bensin dan sekaligus hemat energi," kata Bahlil dalam video.[Gambas:Instagram]Mobil yang ditumpangi Bahlil itu adalah Hyundai Ioniq 5 berkelir hitam. Hyundai Ioniq 5 merupakan mobil listrik pertama yang diproduksi di Indonesia. Hyundai Ioniq 5 mengusung gaya desain parametric pixel yang memadukan nuansa analog dan pixel digital. Dari sisi interior, Hyundai Ioniq 5 mengusung kabin dengan Vision Roof dan Universal Island. Konsol tengahnya fleksibel untuk menyesuaikan kebutuhan ruang pengguna.Material interior dari Hyundai Ioniq 5 menggunakan bahan kulit yang memiliki keistimewaan tersendiri. Selain itu, Hyundai Ioniq 5 memanfaatkan material ramah lingkungan di seluruh bagian kabin.Beragam fitur serba digital dengan teknologi terkini hadir di Ioniq 5. Mobil listrik ini dibekali Premium Relaxation Seats, 12.3" TFT LCD Cluster with integrated A/V System, Wireless Phone Charger, Dual Zone Auto Climate Control dan BOSE Premium Sound System.Hyundai Ioniq 5 menggunakan platform Electric-Global Modular Platform (E-GMP), yang dirancang khusus oleh Hyundai Motor Group untuk model mobil listriknya. Platform E-GMP memungkinkan Hyundai Ioniq 5 untuk memiliki kapasitas baterai yang besar (58 kWh untuk Standard Range dan 72,6 kWh untuk Long Range). Platform ini juga memungkinkan pengisian daya menggunakan ultra fast charging dan kompatibilitas dengan berbagai infrastruktur pengisian daya.Dari segi performa, Hyundai Ioniq 5 tipe Prime Standard dan Signature Standard mampu membuat berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 8,5 detik. Sedangkan tipe Prime Long Range dan Signature Long Range bisa berakselerasi lebih cepat, 0-100 km/jam cuma 7,4 detik. Dari pengisian daya, berkat platform E-GMP, Hyundai Ioniq 5 dapat menunjang pengisian daya sampai 80% hanya dalam 18 menit (untuk pengisian arus DC 350 kW). Selain itu, Hyundai Ioniq 5 juga dilengkapi dengan teknologi Vehicle to Load (V2L) technology.Untuk keamanan, Hyundai Ioniq 5 dilengkapi dengan perangkat ADAS bernama Hyundai SmartSense. Fitur ini sangat membantu saat mobil dibawa di perkotaan maupun saat perjalanan jauh. Di dalam paket Hyundai SmartSense ada sistem Forward Collision-avoidance Assist (FCA), Lane Following Assist (LFA), Safe Exit Assist (SEA), Blind-spot Collision-avoidance Assist (BCA), Smart Cruise Control with Stop & Go Function (SCC w/ S&G), Rear Cross-traffic Collision-avoidance Assist (RCCA), dan Surround View Monitor (SVM).