Mobil yang dipakai harian membutuhkan performa prima, termasuk suspensinya. Dengan demikian mobil tetap nyaman saat dioperasikan. Namun, tampilan juga kerap menjadi perhatian seperti mengganti ukuran pelek dengan yang lebih besar. Dalam menaikkan ukuran pelek, konsumen harus memperhatikan batas amannya. Bagus Ari, penjual pelek HSR di Altius Motor Sport Sukoharjo mengatakan batas aman modifikasi pelek umumnya naik 1 sampai 2 ukuran ring dari standar pabrik. “Amannya maksimal 2 inci sih, lebih dari itu bisa dilakukan, tetapi sudah masuk kategori berisiko dan perlu banyak penyesuaian,” ucap Ari kepada KOMPAS.com, Jumat (14/11/2025). Misal mobil dengan ukuran ring 14 inci, bisa diubah ke ring 15 inci atau 16 inci paling maksimal. Dengan demikian, ukuran ban masih mudah dicari dengan diameter total yang mendekati standar. “Semakin lebar diameter pelek, maka butuh ban dengan profil lebih tipis, sehingga ditemukan ukuran roda yang masih aman dari segi dimensi dan kenyamanan suspensinya,” ucap Ari. Ilustrasi Ban Mobil Hankook Kenyamanan suspensi akan turun karena ban makin tipis. Selain itu risiko pelek penyok lebih besar ketika mobil kerap melaju di jalan tidak rata. “Sebenarnya kenaikan ukuran pelek sampai 3 inci bisa saja, hanya saja roda jadi rawan bergesekan dengan bodi, bila ban terlalu tipis justru akan membuat ban cepat rusak, makanya tidak disarankan,” ucap Ari. Ari menjelaskan, beberapa mobil dengan lingkar roda besar seperti sport utility vehicle (SUV) cenderung bisa pakai pelek ukuran lebih besar, namun diperlukan penyetelan kaki-kaki agar kenyamanannya tetap baik. Jadi, modifikasi pelek untuk mobil harian, maksimal konsumen bisa menaikkan ukuran ring sampai 2 inci dengan mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan suspensi. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.