Fenomena pengguna motor listrik yang nekat menerobos banjir kini kian sering terlihat, terutama di wilayah perkotaan. Keputusan menerjang genangan air kerap diambil demi menghemat waktu, meski risikonya bisa berdampak pada kondisi kendaraan dalam jangka panjang. Di tengah meningkatnya tren penggunaan motor listrik sebagai kendaraan harian, muncul pula kekhawatiran soal ketahanan motor listrik saat harus berhadapan dengan banjir. Menjawab hal ini, Polytron menegaskan bahwa motor listrik produksinya memang dibekali standar keamanan tertentu, namun tetap memiliki batas toleransi yang tidak boleh diabaikan oleh pengguna. Polytron Fox RPolytron menjelaskan bahwa baterai motor listriknya telah mengantongi sertifikasi IP67. Dengan standar tersebut, baterai motor listrik Polytron dinyatakan aman dari paparan debu serta mampu menghadapi air dalam kondisi tertentu. “Melewati banjir setinggi 1 meter masih aman dalam waktu terbatas. Namun jika melewati kedalaman lebih dari itu, risiko jangka panjang seperti karat dan kerusakan tetap ada,” ujar Ilman di Jakarta, belum lama ini. Menurut Ilman, meskipun baterai dan motor penggerak telah dirancang dengan sistem kedap air, air banjir bukan hanya air biasa. Pabrik perakitan motor listrik PolytronDi dalamnya terdapat lumpur, pasir, dan kotoran yang berpotensi menempel pada komponen lain dan memicu korosi jika motor terlalu sering dipaksa melewati genangan. Dampaknya bisa muncul perlahan dan tidak selalu langsung terasa setelah motor digunakan. Karena itu, pengguna motor listrik disarankan untuk lebih bijak dalam mengambil keputusan di jalan. Jika genangan terlalu dalam dan masih memungkinkan mencari jalur alternatif, sebaiknya opsi tersebut dipilih demi menjaga kondisi kendaraan tetap optimal. Bagi pengguna yang terpaksa menerjang banjir, Polytron juga menekankan pentingnya perawatan setelah motor terpapar air. Pembersihan segera menjadi langkah utama untuk meminimalkan risiko kerusakan di kemudian hari. ilustrasi: Banjir di daerah Koja, Jakarta Utara Januari 2026“Tipsnya kalau habis kena banjir gimana? Langsung dicuci, dengan sabun. Yang terendam semuanya dicuci lah, dicuci, bilas,” kata Ilman. Pembersihan ini bertujuan menghilangkan sisa lumpur, pasir, dan kotoran yang menempel pada bagian motor, terutama area yang terendam air. Jika setelah melewati banjir muncul tanda-tanda tidak normal, seperti bunyi asing atau indikator peringatan di panel instrumen, pengguna disarankan segera membawa motor ke bengkel resmi. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang