Menyalakan lampu kabin mobil saat perjalanan malam hari berpotensi menimbulkan bahaya, baik dari segi visibilitas pengemudi maupun keselamatan penumpang. Setelah semua penumpang merasa nyaman, sebaiknya lampu kabin segera dimatikan untuk mencegah potensi bahaya sepanjang perjalanan. Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, berkendara mobil di malam hari sebaiknya mematikan lampu kabin guna menjaga diri dari bahaya kriminal dan memastikan penglihatan pengemudi. “Mematikan lampu kabin bertujuan untuk memperkecil peluang terjadinya tindak kriminal, karena begitu lampu kabin dinyalakan, dapat memberikan informasi kepada pelaku kejahatan dalam memperlancar aksinya,” ucap Sony kepada Kompas.com, belum lama ini. Lampu kabin yang menyala dapat memberikan informasi kepada orang luar mengenai isi di dalam mobil, seperti barang berharga atau jumlah penumpang. “Dengan tidak diketahuinya kondisi di dalam kabin, maka pihak lain tidak akan tergiur untuk melakukan kejahatan, seperti mengambil benda berharga yang ada di dalam kabin. Pelaku bahkan bisa saja ragu karena informasi target tidak cukup jelas,” ujar Sony. Selain dapat memicu tindak kriminal, menurut Sony, lampu kabin yang menyala juga dapat menurunkan kualitas penglihatan pengemudi. “Cahaya yang ada di dalam kabin akan lebih terang daripada di luar, sehingga penglihatan pengemudi akan terganggu. Hal itu cukup berisiko terhadap keselamatan berkendara,” ucap Sony. Sebuah mobil wisatawan terjun ke jurang sedalam kurang lebih 20 meter di kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/12/2025) sore. Empat orang di dalam kendaraan mengalami luka dan langsung dievakuasi ke rumah sakit di Cisarua. Mata manusia tidak mampu melihat ruang di balik kaca yang lebih gelap. Hal ini berlaku bagi penumpang di dalam kabin mobil yang juga tidak dapat melihat ruang di luar kabin yang lebih gelap. Oleh karena itu, saat melakukan perjalanan malam, lampu kabin mobil sebaiknya dimatikan agar perjalanan senantiasa aman dan nyaman. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang