JAKARTA, KOMPAS.com - Pergantian tahun selalu menjadi momen dengan lonjakan mobilitas yang signifikan, khususnya di kawasan destinasi wisata. Salah satu titik yang diperkirakan mengalami peningkatan volume kendaraan pada malam Tahun Baru adalah kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan sekitarnya. Menurut dokumen Rekayasa Lalu Lintas pada Rangkaian Pergantian Malam Tahun Baru 2026 yang disiarkan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas kawasan terkait akan diberlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional. Suasana Taman Mini ketika cuti bersama hari Kemerdekaan, Senin (18/8/2025). Pengaturan ini mencakup perubahan arus, pengalihan jalur, hingga penutupan simpang tertentu demi menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan. Kendaraan dari arah utara Cawang PGC yang mengarah ke Ceger, Cipayung, dan Bambu Apus akan diarahkan melalui beberapa alternatif jalur. Salah satu rute utama melewati Jalan Raya Bogor, Jalan TB Simatupang, hingga Jalan Raya Mabes Hankam. Pengendara juga dapat dialihkan melalui Jalan H. Bokir Bin Dji’un, Jalan Taman Mini II, Jalan Manunggal XVII, hingga Jalan Rawa Binong sebelum kembali ke Jalan Raya Mabes Hankam. Suasana keramaian Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur di masa liburan natal dan tahun baru (Nataru), Minggu (28/12/2025) sore Sementara itu, arus dari arah utara Halim Perdanakusuma menuju kawasan selatan akan difokuskan melalui Jalan Raya Pondok Gede, Jalan Lubang Buaya, Jalan Rawa Binong, dan Jalan Pagelaran, lalu diteruskan ke Jalan Raya Mabes Hankam dan Jalan Raya Setu. Bagi pengendara dari arah timur Pondok Gede yang hendak menuju Ceger, Cipayung, dan Bambu Apus, arus akan diarahkan melalui Jalan Raya Pondok Gede, simpang Lubang Buaya, Jalan Rawa Binong, Jalan Pagelaran, hingga Jalan Raya Mabes Hankam. Sebaliknya, arus kendaraan dari arah selatan Ceger menuju utara Cawang PGC dan Halim Perdanakusuma akan dialihkan melalui simpang TL Ceger, Jalan Raya Mabes Hankam, Jalan Lingkar Luar Selatan, hingga Jalan TB Simatupang dan Jalan Raya Bogor. Pengaturan serupa juga berlaku bagi kendaraan dari selatan Cipayung, yang diarahkan menuju Jalan Raya Mabes Hankam, Jalan Lingkar Luar Selatan, hingga Jalan TB Simatupang dan Jalan Raya Bogor. Khusus kendaraan dari arah selatan Bambu Apus yang menuju timur Pondok Gede, arus lalu lintas akan diarahkan melalui Jalan Raya Mabes Hankam, Jalan Raya Bambu Apus, Jalan Raya Setu, Jalan Raya Hankam, Jalan Pagelaran, Jalan Rawa Binong, hingga Jalan Lubang Buaya sebelum kembali ke Jalan Raya Pondok Gede. Rekayasa lalu lintas ini dilengkapi dengan pengaturan arus satu arah, penutupan simpang tertentu, serta penyediaan kantong parkir di beberapa titik. Seluruh skema bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi kepadatan di lapangan. Pengendara diimbau untuk mematuhi arahan petugas, memperhatikan rambu sementara, serta memanfaatkan aplikasi navigasi untuk memantau kondisi lalu lintas terkini. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang