Menimbang pilihan skuter matik (skutik) di kelas 155-160 cc sering kali mempertemukan dua rival sengit, yakni Honda Vario Evo 160 dan Yamaha Lexi LX 155. Keduanya mengusung konsep dek rata, performa responsif, serta sokbreker tunggal di bagian belakang. Selain mempertimbangkan fitur dan rasa berkendara, besaran biaya kepemilikan, khususnya perawatan berkala di tahun pertama, menjadi aspek penting yang patut diperhitungakan konsumen. Perawatan dan Biaya Oli Honda Vario Evo 160 Pada tahun pertama kepemilikan, PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan fasilitas Kartu Perawatan Berkala (KPB) sebanyak empat kali. KPB 1 berlaku hingga 1.000 km atau dua bulan pertama dengan fasilitas gratis jasa servis dan oli mesin. Selanjutnya, KPB 2 pada 4.000 km atau empat bulan, KPB 3 pada 8.000 km atau delapan bulan, dan KPB 4 pada 12.000 km atau 12 bulan hanya memberikan gratis jasa servis, sehingga oli mesin harus dibeli sendiri oleh konsumen. Dengan skema tersebut, pemilik Honda Vario Evo 160 perlu membayar biaya oli mesin sebanyak tiga kali selama tahun pertama. Jika memilih oli standar MPX 2 dengan harga Rp 78.500 per botol, total pengeluaran untuk tiga kali penggantian mencapai Rp 235.500. Namun, apabila konsumen memilih oli sintetis SPX 2 yang dibanderol Rp 93.500 per botol, total biaya penggantian oli di tahun pertama menjadi Rp 280.500. Komparasi Honda Vario 160 Evo dan Yamaha Lexi LX 155 Perawatan dan Biaya Oli Yamaha Lexi LX 155 Sementara itu, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menyediakan fasilitas Kartu Servis Gratis (KSG) sebanyak empat kali pada tahun pertama. KSG 1 berlaku di bulan pertama atau 1.000 km dengan servis dan oli mesin gratis. Kemudian pada KSG 2 di bulan keempat atau 4.000 km, KSG 3 di bulan ketujuh atau 7.000 km, dan KSG 4 di bulan kesepuluh atau 10.000 km, konsumen tetap mendapatkan gratis jasa servis tetapi harus membayar pelumas mesin. Sama seperti pesaingnya, pemilik Yamaha Lexi LX 155 juga perlu membeli oli mesin sebanyak tiga kali selama tahun pertama. Bagi pemilik yang memilih oli Yamalube Super Matic seharga Rp 94.000 per botol, total biaya yang dikeluarkan adalah sebesar Rp 282.000. Komparasi Honda Vario 160 Evo dan Yamaha Lexi LX 155 Sementara jika menggunakan opsi oli Yamalube Turbo Matic berbanderol Rp 110.000 per botol, dana yang perlu disiapkan mencapai Rp 330.000. Perbandingan Pengeluaran Oli Tahun Pertama Dari hasil perhitungan tersebut, terlihat bahwa total pengeluaran ganti oli tahun pertama untuk Honda Vario Evo 160 berada di rentang Rp 235.500 hingga Rp 280.500. Di sisi lain, pengeluaran untuk Yamaha Lexi LX 155 berkisar antara Rp 282.000 sampai Rp 330.000. Secara keseluruhan, pengeluaran rutin untuk penggantian oli mesin Honda Vario Evo 160 tercatat sedikit lebih ekonomis dibandingkan Yamaha Lexi LX 155 pada tahun pertama pemakaian. Kendati demikian, selisih biaya tersebut tergolong tipis dan konsumen dapat menyesuaikannya kembali dengan preferensi varian oli yang digunakan.